27 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

4 Penyebab Perceraian Terbanyak, Ada Masalah Komunikasi

Berita ini diberdayakan untuk tempo.co

Oleh : Tempo.co

TEMPO.CO, Jakarta – Perceraian tentu tidak diharapkan oleh setiap pasangan yang telah menikah. Namun rupanya, hal tersebut sangat mungkin terjadi ketika Anda melakukan beberapa kesalahan yang tidak disadari.


© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

Kepada situs Your Tango, konsultan pernikahan, Teresa Atkin menyebutkan empat hal utama penyebab perceraian, seperti berikut.

1. Terlalu sering membahas masalah

Membicarakan masalah kepada suami atau istri memang akan menyelesaikan masalah Anda. Namun, ada baiknya tidak terlalu sering membahas dan memperdebatkannya.

Mungkin Anda berharap, mendiskusikan masalah dengan pasangan akan membuat mereka berubah. Tapi belum tentu, lo. Kadang-kadang masalah komunikasi menjadi hambatan sehingga apa yang Anda inginkan tidak terjadi. Anda harus belajar keterampilan komunikasi yang efektif dengan pasangan Anda.

2. Anda hidup paralel

Hidup paralel berarti Anda tidak fokus pada satu hal, yakni keluarga. Mungkin Anda adalah seorang yang mementingkan karier atau memiliki segudang kegiatan. Sehingga, Anda akan merasa asing saat berada dalam keluarga.Untuk itu, fokuskan diri Anda pada satu hal. Namun, bukan berarti ini membatasi Anda berkembang. Menjadi seseorang yang memperhatikan karier sejatinya sah saja. Asal, keluarga selalu menjadi prioritas.

3. Berfokus pada yang salah

Perselisihan dalam kehidupan rumah tangga adalah hal yang wajar. Saat berselisih paham, Anda harus mencermati pangkal permasalahannya. Jangan sampai Anda berfokus pada oknum yang melakukannya. Ini tidak akan menyelesaikan masalah Anda, justru sebaliknya menambah masalah baru. Jernihkan pikiran Anda untuk menemukan masalah sesungguhnya. Jangan terlalu berpikir negatif dan skeptis.

4. Mengucapkan kata-kata mematikan seperti “Saya layak …”

Hilangkan kata-kata ini dalam kosakata Anda. Mengatakan “Saya layak” secara inheren mengandung permintaan dan menunjukkan bahwa Anda lebih berharga. Padahal, Anda dan pasangan sama berharganya. Fokuslah untuk mengetahui nilai Anda sendiri. Ketahui apa yang menurut Anda penting dalam suatu hubungan, dan belajar bagaimana untuk mendapatkannya. SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | YOURTANGO

%d blogger menyukai ini: