22 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Potensi Perikanan Busel, Belum Tergarap

Batauga-Timurmerdeka.com. Potensi Perikanan Kabupaten Buton Selatan (Busel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah, namun hingga usia Pemda Busel sudah mencapai 4 tahun, belum juga tergarap. Demikian dikatakan pemerhati potensi perairan Laut Indonesia, Syarifuddin SPi MSi, kepada media di Batauga Jum’at (13/1/2018).

Menurutnya, potensi bawah laut Indonesia salah satunya Busel menjadi area ruaya ikan tuna dan ikan pelagis lainnya. Jumlahnya cukup banyak dan terbukti kontribusinya terhadap perkembangan pembangunan perumahan nelayannya.

Di perkampungan nelayan Desa Gerak Makmur (Lande) Kecamatan Sampolawa misalnya, rumah-rumah penduduk sebelumnya terbuta dari kayu, atau rumah gantung. Namun saat ini, berubah menjadi rumah batu.

“Gencarnya nelayan tuna, membuat daerah ini, berubah strata ekonomi masyarakatnya”, ujarnya

Pembangunan masyarakat itu, dapat dipastikan dari hasil ikan tuna. Meskipun harga tuna, masih terbilang rendah, hanya dihargai Rp 40 ribu/kg. Tetapi para nelayan mampu membangun. Bagaimana kalau harganya tuna mendekati harga eksport…?.

“Potensi Perikanan di Teluk lande luar biasa. Meskipun harga ikan masih dimainkan oleh tengkulak”, ujarnya.

Syarif membeberkan, potensi perikanan daerah ini, meskipun ombaknya cukup besar, dan juga arus lautnya kencang, namun masyarakat disekitar itu, membawa manfaat ekonomi.

“Ada banyak spesis ikan, bahkan lobster pun ada diwilayah itu. Hal ini belum tergarap sebagaimana mestinya”, ungkapnya.

La Suwardi nelayan Lande, menyebutkan, potensi ikan tuna diwilayah itu, luar biasa apalagi dimusim tertentu, bahkan didalam teluk Lande saja, dipenuhi dengan ikan yang datang memijah.

“Potensi ikan Lande, cukup sinifikan apalagi dimusim tertentu. Nelayan bisa membawah hasil hingga jutaan rupiah setiap harinya”, sebutnya. (Gin/AMR).

%d blogger menyukai ini: