13 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Setelah 20 Jam, Sidang Pemeriksaan Saksi 02 di MK Akhirnya Selesai

Berita ini diberdayakan untk kumparan.com

Oleh : Maulana Ramadhan

Sidang gugatan hasil Pilpres di MK yang dimohonkan BPN Prabowo-Sandi berlangsung alot. Sidang yang beragendakan pemeriksaan 15 saksi dan 2 ahli dari pihak 02 ini berlangsung selama 20 jam hingga Kamis (20/6) subuh.

Sidang dimulai pada Rabu (19/6) pukul 09.00 WIB. Sejak awal, jalannya sidang sudah terbilang alot. Silang pendapat pihak pemohon, termohon, dan terkait mewarnai jalannya persidangan.

Tidak itu saja, Ketua tim hukum 01, Bambang Widjojanto bahkan sempat ditegur oleh Hakim konstitusi Arief Hidayat yang tak berhenti bicara. Peristiwa itu terjadi saat Arief mendengarkan kesaksian Idham, saksi fakta Prabowo-Sandi.

© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Tim kuasa hukum BPN Bambang pada sidang Sengketa Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (19/6). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Mulanya, Arief mencecar kesaksian Idham karena dinilai sama dengan saksi sebelumnya. Seolah tak terima, BW lantas menginterupsi Arief. Menerima interupsi tersebut, Arief pun melayangkan teguran ke BW.

Dari kubu 01, Yusril Ihza Mahendra, mempertanyakan perihal ketidakjelasan saksi yang akan dihadirkan di dalam persidangan. Di persidangan, tim 02 menarik dua orang saksi yang sudah disumpah. Menurutnya, hal-hal semacam itu tidak seharusnya ada di persidangan.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network

Menurutnya, saksi yang dihadirkan dan sudah disumpah tak dapat lagi ditarik. Dia menilai, dengan pengucapan sumpah berarti sudah ada janji dengan Yang Maha Kuasa, sehingga tak seharusnya diingkari.

“15 orang sebagai saksi, 2 sebagai ahli. Tiba-tiba ada yang mau ditarik lagi. Kami sebenarnya keberatan dengan hal ini karena pengucapan sumpah itu kan nama tuhan ya bersumpah memberikan keterangan yang sebenar-benarnya dalam persidangan ini. Tiba-tiba tidak jadi. Diganti sama orang lain,” jelas Yusril.

Jelang dini hari, adu argumen kembali terjadi antara kubu 01 dan 02. Anggota tim hukum 02, Teuku Nasrullah mengusulkan agar sidang ditunda dengan alasan kelelahan. Namun usulan ini ditolak oleh Ketua tim hukum 01, Yusril Ihza Mahendra.

“Jadwal persidangan kan sudah ditetapkan oleh mahkamah. Ya, mungkin dijelaskan dulu apakah kita sepakat untuk dilanjutkan. Kalau bicara besok (Kamis 20 Juni), ini sudah besok. Jam 12 lewat satu detik sudah besok,” jelas Yusril.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Ketua tim kuasa hukum TKN Yusril Ihza Mahendra selaku pihak terkait menyampaikan keterangan pada sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum () Pilpres 2019 di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6/2019). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Mahkamah akhirnya memutuskan untuk melanjutkan jalannya sidang dengan menyelesaikan pemeriksaan sisa saksi dan ahli yang belum dimintai keterangan.

Sidang baru berakhir sekitar pukul 05.00 WIB, setelah dua ahli yakni Jaswar Koto dan Sugianto selesai menyampaikan keterangannya. Sidang selanjutnya diagendakan pemeriksaan saksi yang diajukan oleh pihak termohon, yakni KPU.

%d blogger menyukai ini: