30 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

SMP Neg 7 Baubau, Visi-Misinya Patut di Apreseasi

Baubau-Timurmerdeka.com. Kehadiran banyaknya sekolah ditanah air kita Indonesia, merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dewasa ini. Karena itu, sekolah sebagai areal penyelenggara dan fasilitator dibangku pendidikan, tentu saja sepatutnya mengembangkan kemandiriannya, guna terciptanya kualitas dan SDM. Demikian dikatakan kepala sekolah SMP Neg 7 Baubau Provinsi Sulawesi Tengara (Sultra), Ny Suriyani SPd kepada media Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, proses belajar mengajar dan kualitas pendidikan di SMP Negeri 7 Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara, selain memiliki Visi dan Misi yang berbeda dengan sekolah lain, juga memiliki Jargon; Terciptanya SMP Yang Berkualitas Sesuai Dengan Minat Dan Bakat Berdasarkan Kepada Agama dan Budaya. Hal ini dijadikan sebagai patron sekolahnya, karena sangat dekat dengan lingkungan Keraton Kesultanan Buton.

Visi-Misi SMP Neg.7 Baubau, merupakan jargon utamanya.

“Kami tetapkan Jargon SMP Negeri 7, karena sekolah kami ini masuk dalam kawasan Keraton Kesultanan Buton. Makanya visi-misi sekolah kami berdasarkan agama dan kebudayaan”, tutunya.

Menyikapi perkembangan dunia pendidikan dewasa ini kata dia, sepatutnya disiapkan segala kemungkinan terutama motivasi kepada anak didiknya, guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)nya, dan juga sebagai patron utamanya agama dan budaya.

Hal ini dimaksudkan, kedepan tidak menutup kemungkinan anak-anak didiknya, bisa jadi akan di sekolahkan di luar negeri, seperti pertukaran pelajar di Rusia, German, dan juga negara-negara penerimah pertukaran pelajarnya.

Dengan demikian, bilamana murid-murid “siap”, untuk keluar negeri bekal Agama dan Budaya, secara otomatis anak itu sudah siap dan mampu menyesuaikan diri dimanapun.

“Di Era Globalisasi dewasa ini, sebagai seorang tenaga pengajar harus siap dan mampu membekali murid-murid, terutama pendidikan Agama dan Budaya”, katanya.

Menyinggung tentang Visi-Misi SMP Negeri 7 Baubau beber Ny Sariyani SPd, Visinya adalah Terciptanya SMP Yang Berkualitas Sesuai Dengan Minat Dan Bakat Berdasarkan Kepada Agama dan Budaya. Sementara Misi nya ada 5 (Lima). Yakni; pertama, Menyelenggara Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), efektif dan efesien. Kedua, Mengembangkan Bahan ajar yang ada untuk mencapai tujuan sekolah. Ketiga, Melakukan pembinaan peserta didik melalui program eksakurikuler.

Keempat. Menyelenggarakan penilai atau pemantauan terhadap kegiatan dan kemajuan belajar siswa serta penerapan pendidikan budi pekerti dalam pembinaan moral. Kelima. Menumbuhkan minat dan baca tulis Alqur’an dan aksar Wolio.

“Hal ini saya paparkan dan disosialisasikan dilingkungan sekolah setiap harinya. Tujuannya, agar terciptanya proses belajar mengajar yang komprehensif. Demikian pula dengan pengetahuan agama dan budaya itu kita tanamkan disekolah secara dini”, ujarnya.

Ny Sariyani juga mengkungkapkan, siswa-siswi di SMP Negeri 7 jumlahnya 229 orang. Dari jumlah tersebut, terdiri dari Laki-Laki 113 orang, perempuan 116 orang. Demikian pula tenaga pengajarnya, Guru, Pegawai Negeri Sipil (PNS) 18 orang, dan pegawai tidak tetap atau honorer 3 orang.

Sebagaimana amanah kepala dinas pendidik Kota Baubau, tentang proses belajar mengajar, merupakan tanggung jawab guru bidang studi. Sebagai kepala sekolah tidak kalah besarnya tanggung jawabnya. Hal ini menjadikan mandiri sekolah itu.

“Amanh Kadis pendidikan tersebut, kemandirian sekolah itu menjadi kunci sukses. Artinya, sekolah itu dalam mengembangkan kualitas siswanya harus membuat banyak ide-ide brilian, terutama dalam pemberian mata pelajaran”, ungkapnya.

Mengakhiri paparannya Suriyani, berharap, program pendidikan di SMP Negeri 7, terus-menerus berupayah dan mengembang kualitas siswanya. Karena dengan meningkatnya kualitas siswa, dengan sendirinya anak-anak mandiri.

Meskipun begitu, perkembangan dunia pendidikan dewasa ini, sebagai seorang pengajar suka atau tidaknya, terus dituntut agar mampu menyesuaikan dengan kurikulum sekolah skala nasional. seiring dengan perkembangan dunia pendidikan masa kini.

“Saya berharap semua peserta didik maupun pengajar, dapat mengembangkan diri terutama tentang kualitas mengajar. Jadikanlah Agama dan budaya sebagai awal dari permulaan untuk menggapai cita-cita kita bersama”, harapnya. (Gino Samsudin).

%d blogger menyukai ini: