3 Desember 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Menyimak Penegasan Kapolri, Tentang Aduan Ombudsman “Anggota Polri Nakal”

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian, menanggapi laporan Ombudsmsn, banyak anggota Polri yang minta-minta dibeberapa Polres. Menjadi tanggapan yang sangat serius.

Bilamana terbukti secara hukum akan ditindak tegas.

Laporan Timurmerdeka.com yang di rangkum: Gino Samsudin.

Kapolri Jenderal Polosi Tito Karnavian, akui banyak oknum anggota Polri diwilayah Polres-Polres yang nakal, bahkan minta-minta dana pada masyarakat. Hal ini ditegaskan terkait pengaduan Komisi Ombudsman.

Dalam keterangan pers kapolri di Jakarta, kepada sejumlah wartawan, menegaskan pihaknya akan menindak lanjuti secara serius tentang laporan itu. Melalui Inspertorat Pengawasan umum (Irwasum) akan dilakukan penertiban, sekaligus memperbaiki citra Kepolisian di Indonesia.

Jenderal Polisi berbintang empat ini, menyebutkan, oknum anggota Polri yang terbukti nakal, dan minta-minta dana akan ditindak sesuai kode etik Kepolisian dan perundang-undangan. Namun bagi anggota yang berprtestasi juga akan diberikan penghargaan hingga sampai pada Kenaikkan Pangkat Luar Biasa (KPLB).

Bukankah sudah cukup banyak oknum anggota Porli yang telah dipecat…?. Tahun 2017 lalu, jumlahnya ratuasan orang yang terpaksa dipecat, itu karena terbukti secara kode etik dan hukum.

“Bukankah banyak oknum anggota polri saya pecat…. Hal ini saya tegaskan tindakkan itu, bertujuan Efek Jerah. Tetapi bagi anggota yang berprestasi, selain gajinya diperhatikan juga akan diberikan pengharagaan hingga pada KPLB”, tegasnya.

Tito menjelaskan, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri, akan terus melakukan pemantauan terhadap seluruh jenjang kepangkatan. Dan bilamana perlu akan diturunkan penyelidikan Propam Mabes Polri, guna membantu Propam Polda dan Polres. Tujuan utamnya, agar mendukung suksesnya tugas-tugas kepolisian dimasa mendatang.

“Saya akan perintahkan Irwasum Mabes Polri, agar menindak anggota yang nakal. Secara tegas berupa penurunan pangkat, hingga sampai dengan pemecatan. Namun bagi yang berprestasi juga akan diberikan KPLB”, tegasnya.

Laporan komisi Ombudsman itu, selain menjadi masukkan kepada seluruh jajaran pimpinan polri, juga masukkan itu dalam waktu dekat, akan ditindak lanjuti dengan penyelidikan. Bagi yang terbukti tidak akan ditolerir. Pasalnya. Dewasa ini, system penggajian anggota Polri, remunerasi dan lainya lebih dari cukup. Belum lagi dana disiapkan untuk tugas operasi.

Diminta kepada masyarakat, tambah Tito, bilamana ada oknum seperti itu, agar tidak ragu-ragu melaporkan pada Provost dan Pengamanan (Propam) terdekat. Bukankah disetiap Polres, paling sedikit satu unit anggota Propam nya…?.

“Saya harap masyarakat yang dirugikan oknum anggota Polri, untuk laporkan. Bila perlu saya turunkan Prompam Polda atau dari Mabes Polri. Tujuannya, mempercepat penyidikan dan proses hukum. Sebagai Kapolri saya ingin memperbaiki citra kepolisian ditanah air kita”, tegasnya.

Menyikapi komentara Kapolri, sejumlah pengamat Kepolisian ditanah air, menyambut baik statemen tersebut. Patut berharap ditubuh kepolisian dewasa ini akan semakin mantap, terutama fungsi penegak hukum ditengah masyarakat.

Tokoh masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Usman Baga BA SE, menyambut baik statemen Kapolri itu. Dan berharap tindakkan itu bisa dipertajam dengan Sumber Daya Manusia (SDM) di Propam Polri. Demikian pula perangkat lunak lainnya.

“Saya menyambut baik, penegasan Kapolri. Dan kita semua berharap anggota yang bertugas di Propam untuk ditambahkan SDM, termasuk perangkat lunak lainnya”, katanya.

Usman menyebutkan, dari sejumlah Kapolri selama era reformasi ini berjalan, Jenderal Tito Karnavian merupakan sosok yang tegas. Dan kita semua berharap melalui tangan dingin beliau (Tito), akan merubah citra kepolisian. Semoga sukses Pak Tito, maju terus, Allah SWT akan bersama orang-orang yang bersih.

Lembaga Adat Kesultanan Buton, DR (HC) La Ode Muhamad Syarif mengungkapkan, penegasan Kapolri, patut diacungi jempol. Pasalnya. Langkah-langkah maju bagi Polri, di era kepipimpinan Bapak Jenderal Polisi Tito Karnavian ini, banyak sekali yang cukup signifikan, seperti kerjasamanya dengan KPK, itu merupakan langkah sangat maju di tubuh Kepolisian kita selama ini.

Harapan bangsa dan Negara, penegakkan hukum itu, satu-satunya kunci suksesnya berbagai pembangunan di tanah air. Dan terbangunnya citra baik kepolian dimasyarakat, diyakini tidak akan ada lagi kejahatan, terutama tawuran dan premanisme.

“Saya pejabat Kinipulu di Lembaga Adat Kesultanan Buton, sangat bangga dengan statemen Kapolri. Semoga di era kepimpinan Tito Karnavian, citra polri semakin mantap, Insya Allah, menjadi tonggak sejarah peradaban dan awal suksesnya keamanan masyarakat di Indonesia”, ungkapnya. (*****).

%d blogger menyukai ini: