29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Tito Akui Banyak Anggota Polri Nakal, “Bila Terbukti Akan di Tindak”

Jakarta-Timurmerdeka.com. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polosi Tito Karnavian, akui bahwa banyak anggotanya di Polres-polres yang nakal. Dan terkait pengaduan Ombudsman, tentu akan tindak lanjutinya.

Hal ini dikatakan kepada sejumlah wartawan di Mabespolri belum lama ini. Karena itu, pihaknya akan menindak lanjuti dengan penertiban. Penertiban dimaksudkan dalam rangka memperbaiki citra kepolisian diat masukkan bahwa banyak anggota Polri yang nakal di polres-polres diseluruh wilayah Indonesia. Hal ini saya sebutkan terkait dengan pengaduan Ombudsman”, ujarnya.

Ditegaskan Jenderal Polisi berbintang empat ini, selain akan diseriusi pengaduan tersebut, juga bagi oknum polri yang terbukti nakal, akan ditindak lanjuti, sesuai dengan aturan tentu saja proses hukum sesuai dengan kode etik dan perundang-undangan.

Bukankah sudah cukup banyak anggota Porli yang telah dipecatnya…?. Tahun 2017 lalu, jumlahnya ratuasan orang anggota Polri yang di pecat, karena terbukti secara hukum.

“Bukankah saya sudah banyak anggota polri yang dipecat…, karena terbukti secara hukum bersalah. Hal ini saya tegaskan guna pembersihan ditubuh Polri”, tegasnya.

Selain itu, diminta kepada semua anggota Polri disemua jenjang kepangkatan yang masih aktif saat ini, hendaknya dapat menjalankan tugas sesuai Perkap Kapolri. Hal ini dipaparkannya, karena masi ada saja, informasi tentang oknum polri yang nakal.

Sehingga diminta kepada Irwasum Mabes Polri, untuk terus melakukan pemantauan dan bila perlu turunkan penyelidikan, dan bilamana ada yang terbukti. Maka otomatis akan dilakukan tindakkan tegas.

Hal ini disebutkannya guna suksesnya tugas-tugas kepolisian dimasa mendatang. karena semakin berkembangnya teknologi tentu akan berimplikasi terhadap tantangan anggota Polri.

“Saya akui banyak anggota yang nakal, dan akan tindaki secara otomatis, bilamana itu terbukti secara hukum”, tegasnya.

Menyikapi laporan komisi Ombudsman, bahwa ada banyak anggotanya yang minta-minta di beberapa Polres ditanah air, hendaknya para pihak yang telah dirugikan anggota Polri, untuk tidak ragu-ragu melaporkan kepada Provost dan Pengamanan (Propam).

Bukankah disetiap Polres itu, paling sedikit ada satu unit anggota Propamnya…?.

Untuk itu bagi masyarakat yang dirugikan oknum polri jangan takut, untuk dilaporkannya sesuai fakta secara lengkap. Bila perlu akan diterjunkan anggota Propam dari Polda maupun Mabes Polri, guna mem membantu propam setempat.

“Saya harap kepada masyarakat yang dirugikan oleh oknum anggota Polri untuk melaporkannya. Bila perlu saya akan turunkan anggota Prompam Polda atau Mabes Polri, guna mempercepat penyidikannya secara hukum”, ungkapnya.

Menyikapi komentara Kapolri, sejumlah pengamat Kepolsian ditanah air, menyambut baik statemen Kapolri ini itu. Dan berharap ditubuh kepolsian semakin mantap. Sukses ya, Pak Kapolri, semoga di era kepipimpinan Bapak Polri dapat membangun citra hukum di Indonesia. (Gin/Aci/Ant).

%d blogger menyukai ini: