22 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

DR Roni Mukhtar: Ada Yang Bandel, Rusak Lampu Jalan Kota Baubau

Baubau-Timurmerdeka.com. Banyaknya lampu jalan yang padam di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), disinyalir ada oknum yang bandel dengan sengaja merusaknya. Pasalnya. Dari hasil pemeriksaan dilapangan ditemukan semua lampu jalan yang rusak itu, kacanya pecah demikianpun balonnya turut pecah.

Karena itu diminta oknum-oknum tersebut, untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Baubau DR Roni Mukhtar pada media ini di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau hari Minggu (7/1/2018).

Menurutnya, oknum-oknum yang nakal itu, bukan saja memecahkan balon dan kacanya, melain juga, malah baut-baut tiang lampu jalan itu, dibuka, sehingga ada beberapa yang tumbang seperti di Kota Mara dan dilingkungan menuju Rumah Sakit Palagimata.

Lampu Jalan Terbanting karena baut sengaja dilepas. Salah satu bukti bahwa ada oknum yang sengaja merusak lampu jalan

Petugas perbaikkan lampu jalan, jangankan ada laporan masyarakat, setiap sore dilakukan pengecekkan dan sekali gus menghidupkan lampunya. Namun meskipun terus ada perbaikkan, juga sering pula dirusak. Untuk mengatasi hal ini, adalah kearifan lokal masyarakat, menjaga, melindungi, dan merawat.

“Saya berharap semua elemen masyarakat bersama-sama menjaga, melindungi, dan merawat lampu penerangan jalan raya, termasuk fasilitas umum lainnya”, ujarnya.

Dikatakan Roni sapaan Kadis Perhubungan Baubau, fasilitas lampu jalan sesungguhnya sudah cukup lama dilakukan pembenahan, tetapi sering pula dilakukan perusakan.

Sehingga patut diutamakan bagaimana dijaga, dan diamankan bersama serta dapat berfungsi sebagaimana yang kita inginkan.

Sesungguhnya bukan saja lampu penerangan jalan yang dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab itu, melainkan juga rambu-rambu dan marka jalan cermin keamanan dua sisi mata jalan, itupun banyak yang sudah pecah.

“Kita patut menyesalkan rusaknya rambu-rambu maupun lampu jalan. Sering kita perbaiki atau diganti balonnya. Namun kalau terus dirusak, tentu membuat kita juga pusing. Sehingga kami minta kearifannya”, imbau Roni.

Rambu jalan raya yang sengaja dirusak oknum. Kelakuan yang tidak terpuji. semoga ini yang terakhir kali. (Foto. Nur).

Melihat kondisi tersebut, selain meminta kearifan semua pihak, untuk menjaga fasilitas umum tersebut, juga perbaikkannya akan terus diupayakan dalam waktu dekat ini. Perlunya ada kesabarannya, anggaran perbaikkan jumlahnya tidak sedikit.

Demikian pula harus disetuji pihak banggar di legislatif. Yang menjadi problem bilamana terus rusak bagaimana pertanggung jawaban adminitrasi.

“Saya mengharpakan dalam rentan waktu tidak terlalu lama ini, akan dilakukan perbaikkan lampu-lampu jalan itu. Namun dengan banyaknya yang rusak, diajukkan ke DPRD, melewati aturan main, guna suksesnya pertanggung jawaban adminitrasi”, urainya.

Roni juga menyinggung tentang Preseden buruk bagi AS Tamrin dan Ma’asra, sesungguhnya terlalu jauh, karena termasuk staf-stafnya, tidak ada keinginan membiarkan padamnya lampu penerangan jalan itu. Yang pasti dijaga, dilindungi, dan sering dilakukan perbaikan.

“Oknum-oknum perusak rambu itu, sudah cukup lama kita kejar…, namun sulit kecuali kita ketangkap tangan, terkadang kita pasrah dan hanya memberikan masukkan pada kepolisian saja. Insya Allah, oknum nakal itu, bisa cepat sadar”, harapnya.

Ny Sumiany, ketika dihubungi akan adanya perbaikkan, selain mengucapkan terima kasih pada pemda juga meminta semua oknum perusak lampu jalan agar jangan lagi di rusak. Karena kalau rusak, semua pihak akan mengalami kesulitan termasuk keluarga oknum perusak.

“Saya bersyukur bilamana akan diperbaiki lampu jalan itu. Karena kalau rusak dan padam smua pihak akan mengalaminya”, ujarnya. (Gin).

%d blogger menyukai ini: