4 Desember 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Kudo, Aplikasi Digital untuk Bantu Warung Tradisional

Berita ini diberdayakan untuk jpnn.com


Kudo, Aplikasi Digital untuk Bantu Warung Tradisional – JPNN.COM

jpnn.com – KUDO, aplikasi digital untuk memajukan warung tradisional di Indonesia, berhasil membantu ratusan ribu warung untuk menjadi serba bisa.

Banyak warung terbantu sejak gerakan sosial #MajuinWarung dimulai. Digaungkan pada Februari lalu, #MajuinWarung adalah gerakan sosial yang mengajak masyarakat Indonesia untuk memajukan warung sekitarnya dengan memanfaatkan teknologi.

Dengan program ini, Kudo juga menegaskan komitmennya untuk memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah dan menjadikan warung serba bisa melayani berbagai produk dan layanan.

“Gerakan sosial #MajuinWarung hadir sebagai wujud nyata dari tiga misi utama Kudo,” ujar Agung Nugroho, CEO & Co-Founder Kudo.

Aksi ini dimulai dengan memberikan akses digital untuk berjualan berbagai macam produk bagi warung tradisional, menjembatani layanan keuangan ke masyarakat dengan keterbatasan akses digital dan perbankan.

Termasuk meningkatkan penghasilan tambahan bagi pemilik warung dan peluang bagi para individu untuk berjualan.

“Dengan ini, kami berupaya untuk menanamkan rasa peduli pada masyarakat untuk mewujudkan misi sosial kami bagi warung Indonesia agar jadi lebih modern, selangkah lebih maju, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di era digital ini,” imbuh Agung.

Melihat data yang dirilis Deloitte, Warung dan UMKM di Indonesia yang memaksimalkan teknologi seperti website atau aplikasi digital bisa mendapatkan kenaikan pendapatan 80% lebih cepat daripada mereka yang belum melek teknologi.

Dengan gerakan #MajuinWarung, siapa saja bisa mendaftarkan warung di sekitarnya menjadi warung digital dengan mengakses www.majuinwarung.com.

Masyarakat yang telah membantu warung dengan teknologi Kudo disebut sebagai pejuang warung.

Hingga saat ini, puluhan ribu pejuang warung telah ikut ambil andil dalam memajukan warung di sekitar mereka.

Tidak hanya memberikan keuntungan bagi warung, para pejuang warung juga mendapatkan insentif menarik dan turut menambah penghasilan dari setiap warung yang berhasil dimajukan.

“Dengan aplikasi Kudo, warung menjadi serba bisa. Mulai dari bisa berjualan apa saja termasuk pulsa, pembayaran tagihan dan tiket perjalanan, bisa stok barang untuk warung lewat aplikasi, bisa kirim uang dan menawarkan berbagai layanan keuangan digital, hingga bisa membantu tetangga menjadi pengemudi Grab untuk menambah penghasilan,” tambahnya.

Salah satu contoh dari pemilik warung yang telah berhasil meraih kesuksesan dengan Kudo adalah Afandi, agen Kudo di Tangerang.

“Saya memiliki warung kelontong. Sebelumnya, saya pernah punya usaha di kampung halaman saya, Madura namun usaha kurang memuaskan. Akhirnya saya memberanikan diri pindah ke Tangerang dan mengembangkan usaha warung kelontong.

Setelah 2 tahun menggunakan aplikasi Kudo, warung saya menjadi lebih ramai dan omzet saya bisa mencapai lebih dari 30 juta rupiah per bulannya.

Warung saya bisa melayani berbagai hal dan tidak hanya berjualan barang kebutuhan sehari-hari di warung. Saya jadi bisa menjual pulsa dan pembayaran tagihan ke pelanggan dengan aplikasi Kudo,” ungkap Afandi.

Dengan gerakan sosial #MajuinWarung, Kudo optimis bisa membantu lebih banyak warung untuk maju dan serba bisa hingga meraih kesuksesan seperti Afandi.

Tidak hanya itu, Kudo juga yakin bisa mengajak lebih banyak orang Indonesia untuk lebih peduli pada warung di sekitarnya dan memberikan kesempatan warung bersaing dengan minimarket modern.

Ke depannya, Kudo akan terus berinovasi untuk mengembangkan aplikasi dan menghadirkan teknologi yang membuat warung semakin serbabisa. (flo/jpnn)

%d blogger menyukai ini: