21 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Polisi Analisa Video Rencana Aksi Duduki KPU dan Istana pada 22 Mei

Berita ini diberdayakan untuk okezone.com

Oleh : Puteranegara Batubara


Brigjen Pol Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA – Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut bahwa Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim sedang menganalisa adanya video tersebar di media sosial yang diduga berisikan tayangan dari mantan petinggi TNI Sunarko yang melontarkan pernyataan soal rencana penutupan KPU disaat rekapitulasi suara pada 22 Mei mendatang.

“Sudah saya informasikan ke Direktorat Siber untuk dianalisa lebih lanjut,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019).

Menurut Dedi, pihaknya akan melakukan pengkajian terlebih dahulu mengenai kebenaran dari beredarnya video yang ramai diperbincangkan di dunia maya tersebut. Selain itu, Dedi menyatakan pihaknya masih menunggu laporan masyarakat soal video tersebut.

“Masih ditunggu (pelaporan), jadi setiap ada dugaan peristiwa seperti itu, Direktorat Siber lebih banyak menganalisis terlebih dahulu,” ujar Dedi.

Baca Juga: Panglima TNI: Prajurit Kopassus Hantu Bagi Musuh Negara

Pada video itu, seorang pria yang diduga mantan petinggi TNI Sunarko sedang berada disuatu aula bersama dengan beberapa orang tengah membicarakan rencana aksi demonstrasi di depan Gedung KPU pada 22 Mei mendatang.

Dalam hal ini, pria itu menyatakan bahwa ketika tanggal 22 Mei calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinyatakan menang dalam Pemilu 2019, maka Gedung KPU akan ditutup oleh sejumlah massa.

“Tapi kalau tanggal 22 diumumkan Jokowi menang, kita lakukan kita tutup dahulu KPU, mungkin ada yang tutup Istana dengan Senayan,” ujar pria yang diduga Sunarko dalam video itu. (edi/amr)

%d blogger menyukai ini: