26 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Imigrasi Batam Pastikan Kivlan Zen Tidak Akan Lolos ke Luar Negeri

Berita ini diberdayakan untuk tribunnews.com


Pihak kepolisian melakukan pencegahan terhadap Kivlan Zen untuk pergi ke luar negeri.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Surat pencekalan yang dikeluarkan pihak kepolisian terhadap Kivlan Zen yang melarang bepergian ke luar negeri sudah diterima pihak Imigrasi Batam.

Hal itu disampaikan Humas Imigrasi Batam, Irwanto saat dikonfirmasi Tribunbatam.id, Jumat (10/05/2019) malam.

“Ya kita sudah dapat surat pencekalannya. Kita tegaskan, siapapun yang sudah mendapat surat pencegahan tidak akan bisa keluar negeri,” ujar Irwanto.

Disampaikannya, selama surat pencegahan tersebut belum dicabut, pihak imigrasi tidak akan memberikan izin keluar negeri baik melalui udara maupun laut.

“Tapi kalau yang bersangkutan menggunakan jalur tidak resmi, kita tidak tahu. Yang jelas tidak akan bisa keluar negeri melalui jalur resmi kalau ada surat pencegahan,” ujarnya.

Baca: Kronologi Pecekalan Kivlan Zen hingga Ditemui Polisi di Bandara Saat Hendak ke Brunei

Seperti diketahui, laporan atas Kivlan terdaftar dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.

Informasi yang dihimpun Tribunbatam.id, saat ini Kivlan Zen sedang berada di Batam.

Hendak ke Brunei

Pihak kepolisian melakukan pencekalan terhadap Kivlan Zen, setelah mendapat kabar bahwa yang bersangkutan hendak pergi ke luar negeri.

Pihak imigrasi sudah mengabulkan surat permohonan pencegahan dari polisi.

Selanjutnya, kepolisian juga memberikan surat pemanggilan terhadap Kivlan Zen terkait kasus dugaan makar dan penyebaran berita bohong.

Baca: TKN Sejak Awal Sudah Menduga Chemistry SBY Tidak Sama dengan Koalisi Prabowo

Tak lama kemudian, beredar foto pemberian surat pemanggilan pemeriksaan terhadap Kivlan Zen di Bandara Soekarno-Hatta.

Kabarnya Kivlan Zein saat itu hendak pergi ke Brunei lewat Batam.

Demikian dikatakan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra, saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2019).

“Beliau rencana mau ke Brunei lewat Batam, sudah melalui imigrasi,” ungkap Asep.

Tudingan Kivlan

Belakangan ini masyarakat ramai memperbincangkan nama Kivlan Zein.

Hal ini lantaran Kivlan Zein menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertindak licik saat Pilpres 2019.

Diberitakan sebelumnya, hal itu ia ungkapkan saat menggelar aksi demo di Kantor Bawaslu RI pada Kamis (9/5/2019) hari ini.

Ia bahkan juga menyebut, SBY dan Partai Demokrat ingin menjegal Prabowo Subianto batal menjadi capres di Pilpres 2019.

“Saya tahu sifatnya mereka ini saling bersaing antara Prabowo dan SBY.”

“Dia tak ingin ada jenderal lain yang jadi presiden, dia ingin dirinya sendiri dan dia orangnya licik.”

“Sampaikan saja bahwa SBY licik.”

“Dia junior saya, saya yang mendidik dia, saya tahu dia orangnya licik, dia mendukung 01 waktu menang di tahun 2014,” kata Kivlan Zen di sela aksi demo di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Profil Kivlan

Berikut ini Tribunnews rangkum profil Kivlan Zein yang sudah di kutip dari Wikipedia.com

Kivlan Zein merupakan tokoh militer di Indonesia.

Ia lahir di Langsa, Aceh 24 Desember 1946 atau saat ini tengah berusia 72 tahun.

Ia pernah memegang jabatan Kepala Staf Kostrad (Kas Kostrad) ABRI setelah mengemban lebih dari 20 jabatan yang berbeda.

Dalam 20 jabatannya tersebut sebagian besar ia berada di posisi komando tempur.

Kivlan Zein juga dikenal sebagai negosiator penting.

Pada 2016, Kivlan Zein juga turut serta membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Mengutip dari Kompas.com, pada waktu itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebutkan jika keberhasilan pembebasan empat sandera WNI dibantu Mayor Kivlan Zen.

“Pak Kivlan Zen kan pernah bertugas di Filipina, misi perdamaian keamanan. Dia kenal dengan Nur Misuari,” ujar Ryamizard di Istana, Jakarta, saat dikutip Tribunnews dari Kompas.com pada Kamis (9/5/2019) malam.

Nur Misuari adalah mantan petinggi MNLF.

Misuari dikenal dekat dengan Abu Sayyaf dan kelompoknya.

“Dia (Kivlan) enggak kenal (dengan Abu Sayyaf), tapi Nur dan Abu Sayyaf kan kenal,” ujar Ryamizard kala itu.

Dilansir Kompas.com, catatan karier Kivlan juga menyebutkan jika saat berpangkat kolonel (1990), Kivlan memimpin Kontingen Garuda XVII.

Pasukan itu kemudian berperan menjadi pengawas gencatan senjata antara MNLF dengan Pemerintah Filipina.

Saat itulah Kivlan dekat dengan Misuari.

Melalui Misuari pun Kivlan bernegosiasi dengan Abu Sayyaf untuk membebaskan para WNI yang jadi sandera.

Kivlan Zein masuk dalam Akmil atau Akademi Militer setelah lulus SMA pada tahun 1965.

Ia lulus dari Akmil pada tahun 1971.

Perjalanan karier Kivlan terbilang mulus, untuk naik ke brigadir jenderal dari posisi kolonel, dia hanya butuh waktu 18 bulan.

Meski begitu, Karier Kivaln Zein sempat tersendat.

Pangkat mayor sempat disandangnya selama enam tahun dan letnan kolonel baru dia dapatkan setelah tujuh tahun saat dia bertugas di Timor Timur.

Sedangkan pangkat kolonel baru didapatnya pada tahun 1994.

Karier puncak Kivlan Zein, didapatkan sampai jabatan Kepala Staf Kostrad dengan pangkat mayor jenderal dimasa peralihan dari Orde Baru ke Orde Reformasi.

SD Negeri 43 Medan (1959)

SMP Taman Siswa Medan (1962)

SMA Negeri 2 Medan (1965)

S1 Sospol UT (1995)

S2 Social Development UI (2002)

Pendidikan Militer

Akabri Magelang (1971)

Advance Georgia USA (1982)

Seskoad Bandung (1990)

Lemhanas Jakarta (2000)

Kursus/diklat

Sussar Para Cimahi (1969)

Kursus Bahasa Inggris Bandung (1969)

Sus Dan Kiban Cimahi (1975)

Sus Guru Militer Jakarta (1978)

Riwayat Organisasi

Pelajar Islam Indonesia (PII) Cabang Medan (3 Th)

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan (3 Th)

KAHMI Dewan Pakar Presedium Jakarta (10 Th)

LPMI Pusat Jakarta (10 Th)

Yannesa Pusat (8 Th)

Sus Danyon Bandung (1985)

Riwayat jabatan Militer

Danton Akabri darat

Danton KI-B Yon-753 Dam XVII

Danki Secata Dam XVII/Cen

Dan Kiban Yonif-753 Dam XVII

Danki Secaba Dam XVII/Cen

Danki-A Yonif-753 DamXVII/Cen

Pasi UM Dodik XX Dam XVII/Cen

Dan Latsus Dodik XX

Karo Binpers

Danden Banmin Brigif Linud-18

Kasi-2/Ops Brigif Linud-18

Wadan Yonif Brigif Linud-18

Danyonif-303 Brigif-13/Kostrad

Pabadya Binkar Spers Kostrad

Pamen Kostrad (Dik Seskoad)

Pabadya-1/Renev PBN-V Srenad

Dan Brigif-6

Danmen Candra Dimuka Akmil

Kasdivif-1 Kostrad

Dan Kontingen Garuda/Filipina

Kasdam VII/Wirabuana

Pang Divif-2/Kostrad

Kaskostrad

Pati Mabes TNI-AD (Karya)

Koorsahli Kasad

Riwayat jabatan non Militer

Komut PT. Truba (Holding)

Ketua Dewan Pembina Yanesa

Komut PT. TME

Tanda jasa yang di anugerahakan kepada Kivlan Zein

Bintang Yudha Dharma Nararya

Bintang Kartika Eka Pakci

Bintang Kartika Eka Pakci

S.L. Kesetiaan VIII Tahun

S.L. Kesetiaan XVI Tahun

S.L. Kesetiaan XXIV Tahun

S.L. Gom IX/Raksaka Dharma

S.L. Santi Dharma

S.L. Seroja

S.L. Dwija Sistha

Filipina Fridentialbath

Okimedal

Outstanding Achievement Medal

Riwayat perjuangan Kivlan Zein

Penegak Kedaulatan NKRI Irian Jaya (1972-1983)

Penegak Kedaulatan NKRI Timor Timur (1985-1988)

Perdamaian Filipina Selatan (1995-1996)

Negosiator Pembebasan Warga Negara Indonesia Dari Penyanderaan Yang Dilakukan oleh Milisi Abu Sayyaf Filipina (2016)

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Hendak ke Brunei Lewat Batam, Pihak Imigrasi Siap Cegah Kivlan Zen: Tidak Akan Bisa Keluar Negeri,
Penulis: Endra Kaputra

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Imigrasi Batam Pastikan Kivlan Zen Tidak Akan Lolos ke Luar Negeri, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/05/11/imigrasi-batam-pastikan-kivlan-zen-tidak-akan-lolos-ke-luar-negeri?page=all.

Editor: Hasanudin Aco

%d blogger menyukai ini: