23 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Lampu Jalan Kota Baubau Banyak Yang Padam, Diminta Petugasnya di Copot

Baubau-Timurmerdeka.com. Maraknya lampu jalan yang padam di Kota Baubau belakangan ini, selain mengundang perhatian banyak masyarakat, dan juga selayaknya oknum petugas yang membidangi hal tersebut sepatut ditinjau jabatannya, bila perlu di copot. Pasalnya. Selain tercatat acu-tak acuh dalam menjalankan tugas, juga diduga ada unsur kesengajaan dari oknum petugasnya. Demikian dikatakan salah seorang pemerhati Lampu Jalan di Kota Baubau, Sulaeman kepada media ini Jumat (22/12).

Menurut Sulaeman, banyaknya lampu jalan yang padam di Kota Baubau, bukan saja terjadi didalam kota, melainkan juga diseputaran kantor Wali Kota Baubau. Hal ini bilamana dibandingkan dengan kepimpinan Amirul Tamim, kantor Wali Kota dan sekitarnya dimalam hari, terang benderang. Namun saat ini, kantor Wali Kota Baubau, bak kuburan di waktu malam.

“Lampu taman atau lampu jalan di Zaman kepimpinan Amirul Tamim terang benderang, dan menjadi perhatian utama. Di Zaman penghujung kekuasaan AS Tamrin-Ma’asra, kantor Wali Kota bak kuburan saja”, tutur Sulaeman.

Selain itu tambah Sulaeman, di Zaman Amirul Tamin seluruh lampu jalan raya kota baubau terkontrol menjelang sore hingga malam. Namun saat ini, kenapa… Padahal semua warga Kota baubau, setiap mebayar rekening listrik tercatum pembayaran Lampu Penerangan Jalan (PPJ). Nah, dimana raipnya dana PPJ ini…?.

“Setiap warga kota baubau, ketika membayar yuran listrik, dirangkaikan dengan pembayaran PPJ, jumlah rupiahnya memang terbilang kecil. Namun kalau semua warga kota, jumlah mencapai hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya. Kemana dana PPJ ini, diberdayakan…?”, katanya.

Senada dengan itu, Armin warga Wakonti, lampu penerangan jalan di Kota Baubau, padamnya juga sudah cukup lama, bahkan terbilang sudah sekitar 1 tahunan padamnya. Namun pihak yang bersangkutan, malah bermasa bodoh. Ironinya PPJ malah dijadikan sebagai PAD.

“PPJ boleh saja menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun kalau seluruh daerah padam, sebagaimana yang kita saksikan dijalan menuju Wakonti, jalan menuju Palagimata, menuju BTN Arifuddin, BTN Abidin Jaba, BTN Palagi Mata, dimalam hari laksana di hutan belantara”, kesal Armin.

Pihak Dinas perhubungan dan Energi Kota Baubau yang membidangi penerangan lampu jalan raya ketika dihubungi media ini, Jumat (22/12), salah satu stafnya yang mengaku bernama Syariffuddin menyebutkan, petugas lampu penerangan jalan raya, dimusim hujan seperti ini, jarang-jarang masuk kantor, ujarnya.

Menyimak kekesalan warga di kota baubau, semua pihak menghimbau agar petugas atau dinas yang membidangi lampu jalan raya, agar segera membenahi lampu-lampu penerangan jalan raya terutama yang telah lama padam. Terang benderangnya lampu jalan di seluruh wilayah kota, tentu akan berdampak pada kehidupan perekonomian kota baubau. (Gin/Nur).

%d blogger menyukai ini: