28 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Pemilih Rela Antre Berjam-jam di KBRI Washington D.C

Berita ini diberdayakan untuk suarasurabaya.net

Laporan Agustina Suminar


Warga Indonesia antre di Wisma Indonesia di Washington DC, untuk mencoblos surat suara dalam pemilu dan pilpres 2019, Sabtu (13/4/2019). Foto: VOA Indonesia

suarasurabaya.net – Antuasiasme warga negara Indonesia (WNI) di Amerika Serikat mengikuti pemilu 2019 jauh lebih tinggi dibandingkan pemilu sebelumnya. Ini terlihat dari banyaknya WNI yang datang ke KBRI Washington D.C untuk menyalurkan hak suaranya dan rela mengantre berjam-jam.

Pemungutan suara di KBRI Washington D.C juga semakin meriah dengan adanya panggung gembira dan bazar makanan khas Indonesia yang bisa dinikmati para pemilih.

“Tidak hanya memilih, tapi juga ada ada pesta rakyat, ada bazar dan panggung gembira. Ada pisang goreng, arem-arem, jengkol. Ini banyak yang datang dan sangat antusias sekali, terus langsung ke panggung gembira, ada yang dangdutan dan ada yang jajan,” kata Dhania reporter VOA Indonesia kepada Radio Suara Surabaya. Minggu (14/4/2019).

Dhania menyebutkan, pada Pemilu sebelumnya, banyak kaum milenial yang apatis dengan politik. Pada Pemilu Presiden kali ini banyak yang jauh-jauh datang dari tempat mereka berdomisili ke KBRI dan rela mengantre hanya untuk mencoblos di pemilu serentak kali ini.


Pemungutan suara di Wisma Indonesia di Washington DC juga diramaikan bazaar makanan dan minuman khas Indonesia serta panggung gembira. Foto: VOA Indonesia

Untuk meramaikan pesta rakyat, para panitia tak lupa mengenakan pakaian adat khas Indonesia. Ini, kata Dhania, menambah keseruan bagi para pemilih untuk datang langsung ke TPS. “Panitia berpakaian adat Indonesia, ada yang pakai blangkon, batik, beskap, seru banget lah pokoknya, di sini,” ujarnya.

Pencoblosan di Washington D.C dibuka pukul 10.00 pagi hingga pukul 22.00 malam waktu setempat. Pencoblosan berlokasi di Wisma Indonesia, yang juga merupakan kediaman Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Selain memilih langsung di kantor KBRI, sebagian WNI di Amerika Serikat juga menyalurkan suaranya lewat pos. Nantinya, mereka akan dikirimkan surat suara oleh KBRI ke rumah masing-masing. Lalu dengan tenggat waktu yang ditentukan, para pemilih diharuskan mengirim surat suara yang telah dicoblos ke kantor KBRI Amerika.

Metode ini diberlakukan untuk mempermudah WNI yang berada jauh dari KBRI atau kesulitan jika harus datang langsung ke lokasi pencoblosan.

Menurutnya, untuk mengetahui informasi seputar pemilu dan para caleg, warga yang mengikuti pemilu kali ini banyak yang mencari tahu dari sosial media. Apalagi kampanye “Know Your Caleg” yang disebarluaskan Dino Patti Djalal mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat juga turut andil menginformasikan kepada WNI di luar negeri agar mengenal para calon pemimpin mereka.

“Sosialisasi tentang pemilu juga dilakukan lewat perkumpulan-perkumpulan. Cukup bagus upaya sosialisasi dari KBRI sehingga membuat WNI makin antusias,” tambah Dhania.(tin/den)
Editor: Denza Perdana

%d blogger menyukai ini: