27 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Menelusuri Kinerja KPPN Baubau, Tantangan Tugas, “Itu Biasa”

Kantor KPPN Kota Baubau belakangan ini, banyak dibicarakan diwilayah Enam (6) Kabupaten/ Kota, Yakni; Kabupaten Wakatobi, Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton Utara, dan di Kota Baubau. Pasalnya. Selain perwajahan kantor itu, berubah 90 derajat, juga seluruh karyawannya bekerja dengan tekun dan penuh dedikasih. Karena itu, bilamana berurusan di KPPN Baubau,  tentu, berbeda dengan hari-hari sebelumnya.

Bagaimana hingga berbedah dengan sebelumnya…?., ternyata Nakhoda  kantor KPPN Baubau yang baru itu, adalah seorang gadis cantik, asal Jakarta.

Laporan: Gino Samsudin.

Pelayanan di KPPN Baubau saat ini, selain ruangan tertata rapi dan bunga-bunga yang indah disudut ruangan, juga dari pintu utama, telah disambut petugasnya dengan rama. Selain menanyakan apa yang bisa dibantu dan diberikan tempat duduk. Udara dalam kantornya, selain harum nyaman sejuk, full Air Condition (AC) suhu antara 16-18 derajat celsius .

Menariknya dalam wawancara tentang penyerahan DIPA APBN Tahun Anggaran (TA) 2018, sebesar RP 826.951.592.000, seorang petugas menyebutkan, kewenangan pimpinan untuk hal itu. Hanya dalam hitungan 5 menit, petugas mempersilahkan masuk menemui pimpinannya.

Alkisah, dalam wawancara exclusive kepala KPPN menyebutkan, penyerahan DIPA akan diserahkan kepada seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Satker dilingkup kerja KPPN Baubau. Sesuai jadwal diserahkan pada Senin (18/12-2017). Demikian dikatakan Kepala KPPN Kota Baubau, Atik Dwi Utami ST MT kepada media ini, dikantor KPPN Baubau, Kamis (14/12).

Menurut Atik sapaan akrab Kepala KPPN Baubau, penyerahan DIPA tersebut, rencananya dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas, antara Kepala KPPN dan KPA Satker. Untuk itu, diminta 94 Satker hadir di Aula KPPN, Pukul 08.00 WITA Senin (18/12).

“Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2018, sebesar Rp 826.951.592.000, akan diserahkan pada 94 Satker di enam (6) Kabupaten/Kota lingkup kerja KPPN Baubau.  Saya berharap semua KPA, hadir, di acara tersebut”, tuturnya.

Menyinggung meningkatnya pelayanan di KPPN Baubau, Alumnus  Pasca Sajana salah satu kampus ternama di Pulau Jawa itu, mengisahkan sebagai  PNS di Kementerian Keuangan-RI, selain harus siap ditugaskan diseluruh Indonesia, juga harus siap mengemban amanah tanggung jawab, tantangan terutama setelah dipromosikan sebagai pejabat Kepala KPPN  Baubau.

“Saya senang ditugaskan di KPPN Baubau, panoramanya indah, karyawannya memiliki dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas. Mitra kerja mendukung. Dibandingkan dengan rekan sejawatnya sangat jauh transportasinya dengan Bandara. Sementara saya dapat melihat pesawat, Flight maupun Landing off di Bandara Betoambari Baubau dari kantor”.

Atik, selain bersyukur pada Illahi, pada kedua orangtua, berterima kasih pada pimpinan Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan juga kepada Ibu Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan-RI, kesempatan kepercayaan dukungan yang diberikan dalam mengemban amanah tugas, sebagai pengawal APBN di KPPN Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Diawal saya bertugas setelah sekian lama dijalani, tantangan menjadi biasa. Artinya, berupaya meningkatkan kerjasama tim, meningkatkan kapasitas, hubungan baik dengan pimpinan mitra kerja, pengalaman beradaptasi dengan geografis wilayah tugas, tantangan bisa diatasi”, ujar Atik.

Selain itu ungkap Atik, dari enam Kabupaten/Kota di wilayah KPPN Baubau, tantangan hanya Wakatobi, menuju Kantor Filial Wakatobi harus melewati laut Banda, menggunakan kapal, terkadang ombaknya cukup besar. Namun begitu tiba disana, menjadi hilang kelelahan karena keindahan alamnya yang eksotis.

“Prinsip saya sebagai abdi negara, tantangan itu gampang dilewati, bila dilakukan dengan ikhlas dan penuh rasa tanggungjawab”, ungkap Atik mengakhiri wawancara exclusivenya. (Redaktur Pelaksana Timurmerdeka.com).

%d blogger menyukai ini: