31 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Pendiri PA 212 Ditangkap karena Kasus Penipuan Perjalanan Umrah

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Oleh : Ahmad Romadoni


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network

Salah satu pendiri Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustadz Bukhori Muslim ditangkap polisi akibat dugaan penipuan perjalanan umroh sebesar USD 135.000 . Hal tersebut disampaikan oleh Kapitra Ampera, yang juga salah pendiri alumni 212.

“Saya tadi ditelepon 2 kali, pukul 05.30 dan pukul 06.05 WIB, Saat di jalan dia telepon katanya, saya ditangkap nih. Lalu saat di polda juga menghubungi saya lagi,” kata Kapitra, di Polda Metro Jaya, Kamis (4/4).

Kapitra segera menuju ke Dirreskrimum Polda Matro Jaya, pada pukul 12.00 WIB. Tak lama ia mencoba mengkonfirmasi penangkapan tersebut langsung ke Metro Jaya, Irjen Gatot Edy.

“Saya tanya ditangkap, lalu saya minta izin bertemu,” kata Kapitra.

Kapitra akhirnya menemui Bukhori saat ia masih melakukan koreksi terhadap penangkapannya. Ia juga menerima informasi, bahwa laporan penipuan tersebut ternyata telah dibuat setahun lalu, namun penangkapan baru dilakukan pagi tadi.

Dalam pertemuan tersebut, Bukhori sempat meminta agar mendapatkan pendampingan hukum dari Kapitra. Namun permintaan tersebut ditolak Kapitra.

“Saya lagi sibuk nyaleg di Riau, takutnya malah ada hak-hak dia yang enggak terpenuhi kan. Ya kita tunggu sampai lewat dulu lah pemilunya,” ujar Kapitra.

Mengenai penipuan tersebut, Kapitra sebenarnya tidak tahu menahu. Ia juga tidak mengerti apakah penipuan tersebut dilakukan dengan modus biro perjalanan umroh atau bukan.

“Saya enggak tahu ya, kalau dia punya travel atau apa saya belum pernah dengar,” kata Kapitra.

Meski begitu, Kapitra juga menyebut bahwa yang bersangkutan telah mengembalikan uang sebesar USD 30.000 kepada korban. Korban pun sesuai keterangan dari Bukhori hanya berjumlah 1 orang.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, akan memeriksa informasi itu. “Dicek ya,” ucap Argo saat dikonfirmasi, Kamis (4/4).

Di sisi lain, belum ada keterangan dari PA 212 terkait penangkapan terhadap ustaz Bukhori.

%d blogger menyukai ini: