27 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Prof DR Ir La Ode Masihu Msc-Dr Lukman Abunawas SH MSi, Layak Memimpin Sultra

Banyaknya bakal Calon (Balon) Gubernur di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menjelang Pemilukada Periode 2018-2023. Tentu membuat masyarakat di daerah ini menjadi bingung. Pasalnya. Para Balon, banyak sekali janji-janji kampanyenya. Karena itu, sebagaimana amatan banyak pihak. Timurmerdeka.com. Melakukan Investigasi. Balon yang manakah yang memiliki kekuatan dasar. Bagaimana kisahnya.

Laporan Ketua Tim: Gino Samsudin (Sultra).

Ditahun politik di wilayah Provinsi Sultra, yang meliputi, Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Timur, Kota Kendari, dan sekitar, sangat banyak bermunculan informasi, ditemukan ada Balon yang mendatangi paranormal atau sesepuh tokoh masyarakat diwilayah itu.

Karena itu, bilamana ditelusuri satu demi satu terlihat adanya ketidak becusannya informasi. Sehingga informasi awal yang didapatkan Tim timurmerdeka, dimulai dari wilayah Ladongi (Kabupaten Kolaka). Yang paling berpeluang menangkan Pemilukada Sultra… adalah pasangan Profesor DR Ir La Ode Masihu Kamaludin MSc, dan Wakilnya Dr Lukman Abunawas SH MSi. Demikian ditegaskan salah satu tokoh masyarakat asal Ladongi INyoman kepada tim pekan lalu.

Menurut INyoman, kehadiran pasangan Prof Masihu dan Lukman, merupakan kolaborasi antara dua etnis besar di Provinsi Sultra. Sehingga bilamana mendapat pintu partai, dengan mudah melejit karena basis masanya ada di semua daerah.

“Pasangan Prof masihu – DR Lukman Abunawas, keduanya sangat dekat dengan masyarakat, merupakan penggabungan 2 etnis besar Tolaki dan Buton. Kedua etnis ini merupakan mayoritas. Artinya, Pasangan ini sangat kuat masa basisnya. Kami Etnis Bali tinggal mengikut saja”, katanya.

Selain itu tambah I Nyoman, pasangan ini masih harum namannya dimasyarakat, bahkan terkenal penyayang. Hal ini bisa dipertanggung jawabkan karena buktinya  ada, dimasyarakat.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat asal Buton LM Yamin Oehoedoe, ditemui secara terpisah di rumah kediamannya di Baubau Selasa (12/12). Menjelaskan keduanya memiliki talenta yang cukup signifikan, pada ukuran masyarakat sultra. Dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena bukan orang baru dalam memimpin dipemerintahan, katanya.

Selain itu, tambah Bang Yamin, sejumlah balon yang telah paparkan visi-misi dimasyarakat, banyak yang belum menyentuh kepentingan masyarakat, dan bilamana diberikan kepercayaan oleh partai-partai besar, tentu seluruh kabupaten/kota dimenangkan psangan ini, meyakinkan.

“Saya berani sebutkan akan menang diseluruh wilayah, karena keduanya sangat mudah diajak bicara, dan telah cukup lama berjasa dan memberikan pelayanan bantuan kepada masyarakat di wilayah ini, katanya.

Menelesur kepiawaian pasangaan ini, keduanya didalam menolong bahkan tak mengenal waktu. Sehingga kalau mendengar nama kedua orang ini, maka sangat mudah didukung. Hal ini sebagaimana hasil telusuran ditemukan sekitar 70-an persen positif menyambut pasangan ini. Hanya saja margin errornya sekitaran 30-an persen karena telah terkontaminasi dengan politik uang (Money Politic), yang dilakukan pada Pilgub sebelumnya.

“Kehadiran Prof Masihu dan Dr Lukman, selain mumpuni 70-an persen masyarakat mendukungnya. Margin errornya sekitar 30-an persen karena telah terkontaminasi dengan politik uang (Money Politic) periode Pilgub sebelumnya”, ujarnya.

LM Yamin juga mengingatkan, Prof Masihu seorang Pakar Kemaritiman, bilamana dipercayakan masyarakat menjadi kepala daerah Sultra. Maka ilmuwannya akan diterapkan didaerah ini. sementara pasangan balon Gubernur lainnya masih mencari-cari.

Hal ini disebutkan Bang Yamin saapan akrab tokoh Buton ini, potensi perikanan di Sultra yang selama ini tidak tergarap dengan baik, diyakini akan dikembangkannya bisa jadi seperti Jepang. Bahkan akan terbuka ribuan tenaga kerja. Demikian halnya peningkatan SDM, ujarnya.

Dari sisi pengalaman Prof Masihu lah jagonya, dalam menyambung usaha perikanan bahkan hingga ketingkat internasional. Sebaliknya wakilnya Lukman, juga tidak kalah hebatnya menata adminitrasi pemerintahan, hingga saat ini, masih Sekda Provinsi Sulawesi tenggara.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Cia-Cia La Pena, komentarnya Prof Masihu di Zaman Soeharto saja bisa 2 periode menjadi anggota DPR-RI itupun masih sangat muda. Karena itu, dihimbau seluruh masyarakat utama etnis cia-cia, agar mendukung pasangan ini.

“Pasangan Masihu-Lukman, penggabungan 2 tokoh besar dan sangat layak menjadi Gubernur Provinsi Sultra. Keduanya mumpuni, dan tidak terdengar disebut orang “Korupsi”, ujarnya.

Keduanya figur sentra ini, selain tidak pernah berbohong dimasyarakat, juga kata pepata,“Kacang Lupa akan kulitnya”. Karena itu, dihimbau seluruh masyarakat sultra, agar mendukung sepenuhnya pasangan Masihu dan Lukman. Pasangan ini selain sangat “Serasi”, juga gampang diajak bicara, ungkap Lapena. (*****).

%d blogger menyukai ini: