29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

TNI AU Bantah Pengadangan: Pesawat Prabowo Justru Ikuti Arahan ATC

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Oleh : Ahmad Romadoni


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network

Meski sudah dipastikan tidak benar, isu soal pengadangan pesawat Prabowo oleh pesawat Sukhoi masih saja bergulir. menegaskan kembali tidak ada pengadangan saat itu. Justru, mengapresiasi sikap pilot pesawat Prabowo mengikuti arahan dari petugas Air Traffic Control (ATC).

“Justru pesawatnya Bapak Prabowo ini mematuhi regulasi, mematuhi apa yang diperintahkan oleh air traffic control,” ujar Kolonel Sus , di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/4).

menjelaskan, semua jadwal dan penerbangan diatur oleh petugas ATC. Termasuk proses penerbangan pesawat yang ditumpangi Prabowo.

Peristiwa Senin (1/4), pesawat Prabowo memang sudah siap lepas landas (take off). Tapi ada pesawat CN-235 yang belum selesai menjalankan proses take off. Karena itu, petugas ATC meminta pilot pesawat Prabowo untuk close power sambil menunggu pesawat CN-235 clear.

Setelah itu, petugas ATC memberi diizinkan terbang. Pesawat Prabowo bergerak menuju posisi line up dan siap untuk take off.

“Jadi bukan Sukhoi yang menghalangi dan kalong flight (CN-235) ini pun tidak menghalangi karena dia kan cuma saja sudah diatur oleh . Seperti itu kejadiannya,” jelas dia.

Kemudian, pada Selasa (2/4), memang ada jadwal pendaratan 5 pesawat Sukhoi -30 di Lanud Halim Perdanakusuma. Dua pesawat sudah pada pukul 10.10 WB.

Saat itu, pesawat Prabowo sudah berada di way untuk bersiap take off. Tapi, sudah ada pesawat Wings Air yang dalam posisi final approach (siap mendarat). mengatakan, posisi final approach ini artinya pesawat sudah sangat dekat dengan yang berarti pendaratan tak bisa ditunda.

“Nah ujung landasan ini tidak mungkin kita ATC mau memerintahkan untuk balik lagi, akhirnya dia landing dulu Wings Air ini, kemudian setelah itu baru pesawat yang ditumpangi oleh Bapak Prabowo masuk line lalu take off,” tambah dia.

Pesawat Prabowo berhasil pada pukul 10.23 WIB. Tujuh menit kemudian, barulah 3 pesawat Sukhoi mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma.

“Jadi tidak ada yang menghalangi. Sukhoi ini pesawat tempur yang dibilang pesawat tempur itu tidak ada yang menghalangi karena jauh jaraknya, jauh jarak waktunya. Dua itu mendahului, 3 sukhoi belakangan setelah pesawat itu,” tutur dia.

menilai, peristiwa ini hanya kesalahpahaman biasa. Penjelasan yang diberikan AU terkait peristiwa ini juga berkaitan dengan profesionalisme dalam meluruskan informasi yang berkembang dan tidak ada hubungannya dengan politik praktis atau keberpihakan pada calon tertentu.

“Ya kami clear-kan saja, kami dengan santun dengan data dan fakta di lapangan. Sudah kami dengan baik. Kemudian juga tidak memention siapa-siapa, cuma menjelaskan ada satu screenshoot kami jelaskan itu,” ucap dia.

%d blogger menyukai ini: