27 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Halaman KPPN Baubau, di Sulap Menjadi Cantik

Baubau-timurmerdeka.com. Meskipun baru sekali berpisah dengan orang tua, namun Ia tidak gentar, mengawali tugasnya di KPPN Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Prinsipnya dalam tugas, “Dimana tanah yang dipijak, disitulah tanah yang dijunjung…!. Semangat juang ini, menjadi prinsip hidupnya. Demikian ungkapan Kepala KPPN Kota Baubau Atik DWi Utami ST MT ketika membenahi halaman kantornya kepada wartawan Pukul 08.00 WITA, Rabu (13/12).

Sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), dilingkup Kementerian Keuangan-RI, sepantasnya bukan saja pandai mengelolah keuangan, melainkan harus pandai mengelolah lingkungan kerja. Terbukti bangunan KPPN di sulapnya, dibenahi hingga cantik dipandang. Demikian pula cet dinding, asesorisnya, tak luput dibenahi.

“Saya seorang PNS dari Kementerian Keuangan-RI Jakarta, saya berupaya tidak hanya pandai menata keuangan, melainkan harus pandai menata lingkungan dimana saya kerja. Hal ini saya katakan, karena setiap pekan, ada waktu yang ngetren disebut Jum’at bersih…?. Nah, disinilah kita percantik kantor”, katanya.

Atik sapaan akrab kepala KPPN Baubau juga menjelaskan, Fasilitas dan aset KPPN Baubau, selain Lapangan tenes, dan Lapangan Voli Ball dilingkungan kantornya, juga ada halamannya luas. Sehingga perlu pembenahan. Mulai dari kursi meja, bunga-bunga didalam kantor, turut dirapikan. Dan “Jangan ada lagi bunga-bunga terbuat dari plastik”,  harus asli.

“Bunga-bunga plastik limbahnya berbahaya dimasa mendatang. Artinya, kalau semua kantor menggunakan Bunga plastik diseluruh Indonesia, limbahnya sangat berbahaya dimasa mendatang. Makannya saya ganti plastik, dengan bunga asli. Hawanya ruangan Asri dan Higenis”, ujarnya.

Interprestasi Atik, dalam pembenahan kantornya di Baubau, selain terus berupaya membuat kenyamanan karyawannya, juga bunga-bunga yang asli harus diadakan, karena akan membawah dampak suhu perkantoran yang sangat positif, tegasnya.

Menyinggung kurangnya karyawan dilingkup KPPN Baubau, meskipun hanya 17 orang bawahanya saat ini, itu masih cukup. Namun beberapa harus mengikuti diklat dulu, supaya lebih profesional. Selanjutnya ditambah karyawannya, karena 2 orang pensiun di tahun 2018 mendatang.

Ia berharap Biro personalia di Kementerian Keuangan-RI Jakarta, dapat memikirkan tambahan personilnya itu. Hanya saja diminta pegawai tersebut yang masih bujangan, agar tidak sering pulang, ungkap  Atik. (Gino SM).

%d blogger menyukai ini: