27 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Metode Lima Jari Ria Irawan; Ampuh Melawan Kanker

Berita ini diberdayakan untuk tribunnews.com

Oleh : wahyu firmansyah

Aktris Senior Ria Irawan berhasil menjadi salah seorang yang selamat dari kanker. Ria telah sembuh dari kanker kelenjar getah bening stadium 3. Kanker yang menyerang sistem pertahanan tubuh itu sempat merusak tubuh Ria sejak tahun 2009.

Ria tidak putus asa. Ia terus menjalani pengobatan-pengobatan secara medis yang ada di Indonesia. Pengobatan rutin dan pemikiran positif membuat Ria dinyatakan sembuh dari penyakit kanker yang dideritanya pada tahun 2017 lalu.

Aktris Senior Ria Irawan.


© Tribunnews.com/Wahyu Firmansyah Aktris Senior Ria Irawan.
Beberapa waktu lalu, Ria sempat menceritakan bagaimana kanker bisa sembuh dan bersih dari tubuhnya. Berikut petikan wawancara Tribunnews bersama dengan Ria Irawan.

Cerita mengenai kanker yang pernah dialami?

Saya saat itu tengah menjalani operasi pengangkatan rahim, saat itu juga dilakukan proses biopsi. Biopsi sendiri merupakan prosedur mengambil jaringan atau sampel sel dari tubuh untuk membantu tim medis menegakkan diagnosis suatu penyakit.

Kanker saya apa coba? Pasti orang mikir saya serviks, sebenarnya kanker saya itu awalnya bukan kanker tetapi penebalan dinding leher rahim.

Tapi karena sudah membuat rahim saya bengkak, jadi sudah mendorong kelenjar getah bening di panggul, jadi kenapa dioperasinya malah alat reproduksi.

Jadi saat diambil rahimnya sudah menjalar, mumpung dibuka terus diambil jaringan terdekatnya (biopsi) sudah ada spleteran belum, sudah kena polusi belum, ternyata sudah tapi karena saya selalu di interview media dan saya mau mendobrak paradigma itu. Saya selalu bilangnya kanker saya itu linfoma kelenjar getah bening.

Tahap apa saja yang dilewati untuk sembuh?

Kalau kanker harus melewati lima untuk kesembuhan di jari , yang pertama itu kelingking itu denial artinya menolak. Nggak kok, saya gak sakit orang hidup gue ini baik-baik.Saya engga pernah ribet kok’ pokoknya denial aja.

Jari manis itu diartikan sebagai bargaining. Ingat, buat cincin nikah atau pertunangan, kita kan kalo nyari pasangan hidup atau memulai sebuah komitmen yang dituntut kan, kalau bisa yang cantik.

Kalau bisa seiman dong, kalau bisa gak pelit dong, kalau bisa keren dong, kalau bisa tajir dong, jadi kalau bisa nawar dong, dok bisa gak kalau tidak dioperasi.

Jari tengah anger diartikan marah, kenapa sih harus saya, kenapa sih penyakitnya ada di saya, ini pasti gara-gara dokternya salah nih.

Tapi ketika kita jari telunjuk itu surrender atau berserah, nanti ada tepatnya turunkan empat tangan ini kekita kalo kita nunjuk satu keatas, satu keatas ini boleh ke Tuhan, boleh anggap ini kesembuhan. Ada doa usaha ikhlas tegar nanti baru yang jempol Accepted atau menerima.

Kanker itu hanya tumbuh di badan yang asam, jadi bagaimana kita mengakali penyakit. Penyakit, banyak yang pakai kata-kata asam, asam urat, asam lambung, asam lambung pencetusnya karena stress.

Itulah yang membuat saya mempelajari hipnoterapi. Hipnotherapi sering digunakan untuk memodifikasi perilaku subjek, isi perasaan, sikap, juga keadaan seperti kebiasaan disfungsional, kecemasan, sakit sehubungan stres, manajemen rasa sakit, dan perkembangan pribadi.

Kenapa belajar Hipnoterapi?

Supaya saya bisa masuk ke subconscious mind (pikiran bawah sadar) dimana itu tempat paling luas. Bukan alam bawah sadar ya, pikiran bawah sadar, tidak ada hubungannya sama jin, dedemit, penunggu, disantet.

Apa sih yang bikin semangat sembuh dari kanker?

Semangat gimana kita mau bermanfaat untuk bisa bermanfaat untuk banyak orang kita udah dikasih kesempatan untuk hidup.

Banyak orang yang berobat keluar negeri, kenapa lebih percaya pengobatan dalam negeri?

Akukan, (orang) Padang ya itung-itungannya kenceng. Kalau BPJS bisa gratis kenapa harus ke luar negeri. Kan kanker ga ada hubungan sama kematian, yang bikin meninggal ketika jantung tidak berdetak, namanya ajal.

Angka kematian laki-laki lebih banyak saat terkena kanker, apa sih sebabnya?

Karena lelaki itu memang udah ego sentries, dia pikir dia kepala keluarga dengan rentetan tanggung jawab hidup, dia pikir satu batang dua biji, udah keren banget. Jadi kalau ada kekurangan dikit pada tubuhnya dia udah shock.

Kalau perempuan terlalu banyak berfikir, jadi keinginan bertahannya seperti ‘saya mau lihat anak saya lulus’. Berbeda dengan pria hanya melihat materi dengan fisik luar tapi kesadaran untuk itu semua, kamu harus sehat, harus bermanfaat untuk orang lain. Tetapi, rata-rata perempuan lebih banyak berfikir.

Cara untuk terus menjalani hidup sehat?

Masalah datang itu perdetik, tetapi menjalani gaya hidup sehat harus dilakukan oleh semua umat di muka bumi, bukan untuk alasan kenapa orang harus hidup sehat. Orang tanpa diagnosa harus menjalani hidup sehat, karena dengan begitu kita bersyukur dan tau bagaimana cara menjaga hidup sehat.

Gaya hidup sehat terjadi karena tiga pola, satu pola pikir positif, karena remote hidup ada ditangan kita. Kedua pola gerak, harus aktif dan ketiga pola makan gizi seimbang.

%d blogger menyukai ini: