27 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Wisatawan Jangan di Persulit. Perintah Jokowi, Pengembangan 10 Bali Baru Patut di Kebut

Jakarta-Timurmerdeka.com. Presiden Ir H Joko Widodo (Jokowi), sebagaimana perintahnya kepada seluruh jajaran Kabinet Kementeriannya, agar segera mengembangkan 10 Bali baru yang telah ditetapkan, sebagai destinasi pariwisata prioritas unggulan nasional.

Dalam penegasan Presiden Jokowi pada Rapat Terbatas (Ratas) lalu, telah meminta seluruh jajaran kabinet agar kebut pengembangan 10 Bali baru. Hal ini ditegaskannya, ketika memimpin Ratas di Istana Bogor pada Kamis (16/11) lalu.

Penegasan tersebut, selain diperuntukkan pada 10 Bali Baru, juga diminta Pemda lainnya agar berupaya, agar dapat disejajarkan sebagai pedoman kinerja kabinetnya. Sehingga selayaknya daerah yang masuk dalam kategori 10 Bali baru, agar melaksanakan sebaik-baiknya. Karena didalam kabinet kerja yang ada hanyalah kerja-kerja dan kerja.

“10 Bali baru yang telah ditetapkan sebelumnya, adalah sebuah kesempatan besar, guna mengembangkan dunia pariwisata di Tanah Air kita. Bilamana kita miliki banyak destinasi wisata baru tentu akan menambah devisa kegara kita”, kata Jokowi dalam Ratas yang dinstruksikan kepada jajaran Kementeriannya.

Jokowi juga telah menegakaskan, tren dunia pariwisata telah menunjukkan adanya peningkatan disektor ini. sebagai contoh adalah Tiongkok, lonjakkan turisnya yang keluar dari negara itu, sudah mencapai 125 juta orang pertahunnya. Karena itu bilamana kita prediksi 5 tahun mendatang, akan meningkat hingga 180 juta orang yang akan bekunjung. Sehingga sangat perlu kita benahi, dan separuh dari 125 juta, atau 62 juta masuk ke Asia.

Potensi inilah yang harus kita kembangkan secepat mungkin terutama di destinasi 10 Bali baru. Dan yang harus dikembangkan atau digarap secara cepat dengan defrensiasi yang berbeda antara 10 destinasi Bali baru. Seperti keindahan pantainya, budayanya, geopark-nya atau wisata penyelaman lainnya.

“Menariknya 10 Bali baru di Tanah Air kita ini, tentu saja akan menjadi sesuatu, sehingga parawisatawan akan datang, karena keindahan pantainya, budayanya, geopark atau keindahan dalam lautnya. Seperti Brobudur itu budayanya, danau Toba orang datang karena danaunya, Wakatobi orang datang karena keindahan bawah lautnya”, tutur Jokowi.

Pengembangan 10 Bali baru tambah Jokowi, bukan tidak mungkin sebagian besar turis yang keluar dari Tiongkok, maupun negara lain setiap tahun, akan datang ke Tanah Air kita.

“Pembedaan destinasi itu, saya rasa 62 juta orang wisatawan, hanya dari satu negara saja. Separuhnya atau sepertiganya yang datang 20-an juta saja. Dan baru satu negara”, paparnya.

Untuk itu, Jokowi minta yang telah tergabung pada destinasi 10 Bali baru, sesegera mungkin dirampungkan, terutama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian ATR/BPN, KLHK, Barekraf, Kemenkop dan semua jajaran harus terintegrasi pada program pengembangan yang telah ditetapkan dalam rapat tersebut.

Jokowi juga menghimbau, Pemda yang telah masuk dalam Pengembangan 10 Bali besar itu, hendaknya dapat mempermudah akses wisatawannya, baik infrastruktur, maupun yang lainnya. Bilamana ada yang agak rumit hendaknya dapat segera dikoordinasikan, dan jangan menambah masalah, atau kegaduhan, imbuhnya. (Gin/Pri).

%d blogger menyukai ini: