3 Desember 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Peredaran Obat Ilegal Membahayakan Masyarakat

MAKASSAR, TimurMerdeka.com  – Peredaran obat ilegal amat berbahaya karena itu masyarakat perlu mengenali tandanya.

Itu diungkapkan Dra. Ratna Irawati, M. Kes, Direktur Standarisasi dan PKRT BPOM RI, saat berbicara pada Seminar Nasional yang digelar Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Sabtu 25 November 207.

Acara berlangsung di Hotel D’green, dibuka Wakil Rektor I UIT, Dr. Jangga, M.Kes. Apt. Dihadiri WR III Muhammad Khaerul Nur, S.Farm. M.Kes.

Dr. Jangga, menyatakan pihak universitas mengapresiasi kegiatan mahasiswa yang membangun budaya akademi. “Kita berharap kegiatan ini terus berlanjut,” paparnya.

Dekan Farmasi UIT, Prof. Dr. H. Abd Wahid Wahab, M.Sc, dalam sambutannya menyatakan ada dua hal yang penting dalam kehidupan kampus, yang pertama silaturahmi, kedua keilmuan. “Seminar bisa menjadi ajang silaturahmi dan menambah ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Andi Alfian S. Si,. M. Si.,M. Kes., Apt Sekjend PD IAI Sulsel, menyebutkan farmasis dan apoteker, sangat beroeran dalam mengatasi peredaran obat ilegal. “Harus ada pengawasan yg dilakukan profesi apoteker mulai dari pembuatan, di pengolahan sampai pendistribusian obat,” ujarnya.

Apoteker diharuskan memberi konseling kepada pasian,  menyampaikan informasi kepada pasien tentang obat,” ujarnya.

Siaran pers yang diterima dari Humas UIT Zulkarnaen Hamson menyebutkan,  eeminar itu, juga menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Dr. Hj. A.Naisyah T. Azikin.

Penyelenggara seminar, BEM Farmasi UIT,  Sulistiawan, didampingi bagian kemahasiswaan Ismat Marsus, S.Farm.M.Kes. mengatakan rangkaian kegiatan seminar adalah lomba debat kefarmasian dengan peserta belasan kampus dari Jawa dan Sulawesi. HM

%d blogger menyukai ini: