27 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Jurus Jokowi Tarik Aset WNI di Luar Negeri: Gandeng Negara Lain

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Oleh : Resya Firmansyah

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo, berjanji untuk menarik uang Warga Negara Indonesia (WNI) yang tersimpan di luar negeri jika kembali terpilih. Sebab ketika uang-uang itu kembali ke Indonesia, penerimaan pajak dapat dimaksimalkan.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Max27;ruf Amin, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan bahwa strategi Jokowi untuk menarik uang masyarakat Indonesia di luar negeri, yakni dengan menjalankan Automatic Exchange of Information (AEoI).

Adapun AEoI merupakan kebijakan pertukaran informasi perpajakan suatu negara dengan negara lain. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berencana untuk menjalankan kebijakan tersebut mulai tahun ini.

“Ada AEoI yang bisa dijalankan untuk mengejar itu,” katanya kepada kumparan, Sabtu (9/3).

Anggota Komisi XI DPR RI itu menambahkan, Jokowi di 2017 sudah pernah menyelenggarakan tax amnesty untuk menarik uang masyarakat Indonesia yang ada di luar negeri. Kebijakan itu dinilai berhasil menarik dana Rp 5.000 triliun dari luar negeri kembali ke Indonesia.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network

“Nah setelah tax amnesty itu ada Rp 5.000 triliun yang berhasil ditarik, dan ada Rp 145 triliun dari repatriasi tax amnesty,” beber Misbakhun.

Dia menambahkan, AEoI akan dipakai untuk mencari tahu wajib pajak Indonesia yang belum mendeklarasikan hartanya dalam program tax amnesty. Jika berhasil ditelusuri, nantinya wajib pajak itu akan dikenai sesuai sanksi yang telah ditetapkan.

“Yang tidak mendeklarasikan ada sanksinya, maka ada AEoI, itu bisa dipakai untuk menarik dana itu,” ucapnya.

%d blogger menyukai ini: