29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

5 Hal yang Mulai Terkuak dari Penangkapan Andi Arief Terkait Narkoba

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Oleh : Kelik Wahyu Nugroho


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Andi Arief –yang kini mengundurkan diri sebagai Wasekjen Partai Demokrat– akhirnya diizinkan pulang usai diperiksa 3×24 jam terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Meski demikian, Andi Arief dikenakan wajib lapor.

Tes urine Andi Arief positif mengandung Metamfetamina alias sabu. Sebelum diperiksa, Andi Arief sempat mencoba menghilangkan barang bukti saat digerebek di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, pada Minggu (3/3) malam. Namun, polisi akhirnya berhasil menyita alat isap sabu bekas pakai usai membongkar kloset toilet kamar hotel.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Kondisi kamar hotel yang digunakan Andi Arief. Foto: Dok. Istimewa

Dalam penggerebekan itu, desas-desus Andi Arief ditangkap bersama seorang perempuan beredar luas di WhatsApp. Termasuk beredarnya sebuah foto yang menampilkan alat kontrasepsi atau kondom yang dijejerkan di meja bersama barang bukti.

Perlahan, kebenaran akan informasi tersebut mulai terkuak.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Kondisi kamar hotel yang digunakan Andi Arief. Foto: Dok. Istimewa

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal, sebelumnya membantah ada perempuan yang ditangkap bersam Andi Arief. Namun, Iqbal meralat ucapannya dan mendapatkan kabar terbaru dari penyidik.

“Ya, betul, inisial L. Tapi tidak ada kaitannya dengan yang beredar, ada yang bilang caleg, itu tidak terkait,” kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/3).

Dari foto yang beredar, perempuan yang berada di kamar lokasi penangkapan Andi Arief mengenakan baju tanpa lengan berwarna merah muda dan celana jeans biru.

“Pada saat penggerebekan benar petugas kami hanya menemukan Saudara AA (Andi Arief). Tapi itu belum titik, koma, bahwa ke depan hasil pengembangan apakah ada yang check out dulu, ada yang keluar, akan kami sampaikan,” ujar Iqbal.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Livy Andriany, caleg NasDem. Foto: Instagram/@livyandriany

Jagat media sosial ramai-ramai mengaitkan foto perempuan itu dengan Livy Andriany. caleg artis Partai NasDem dari Dapil IV Jawa Tengah. Namun, baik NasDem maupun Livy sudah membantahnya.

Pada 3 Maret 2019, Livy mengaku sedang bersama keluarga usai berkunjung ke dapilnya di Jawa Tengah.

Di akun Instagramnya @livyandriany, Livy juga menampilkan chat seseorang yang melampirkan foto dia saat dia Semarang pada saat itu. Saat itu, dia menghadiri kampanye Jokowi di acara Pertiwi.

“Dengan ini saya menegaskan bahwa saya bukan perempuan yang berada di kamar itu (bersama Andi Arief),” ujar Livy dalam keterangannya di akun Instagram.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Livy Andriani, caleg NasDem. Foto: Instagram/@livyandriany

Berikut penjelasan lengkap Livy:

Dengan ini saya, Livy Andriany, caleg DPR RI Partai Nasdem menyesalkan dan menyayangkan beredarnya foto saya dengan narasi sayalah perempuan yang ada di dalam kamar hotel saat Andi Arief ditangkap polisi pada Minggu (3/3).

Dengan ini saya menegaskan bahwa saya bukan perempuan yang berada di kamar itu.

Pada saat penangkapan terhadap Andi Arief pada hari itu saya sedang berada di di kediaman saya bersama ibu dan keluarga besar saya menikmati akhir pekan karena saya baru saja pulang dari dapil.

Dilatarbelakangi fakta-fakta itu saya minta dengan sangat kepada siapa pun agar tidak coba-coba lagi mengedarkan atau menyebarluaskan foto saya yang dikaitkan dengan penangkapan Andi Arief lewat media mana pun.

Jika masih ada orang atau netizen yang melanggar privasi saya, maka saya akan bawa ke ranah hukum.

Sampai saat ini saya masih sibuk melakukan kegiatan sebagai caleg DPR Partai NasDem di Dapil Jateng IV.

4 Maret 2019

Livy Andriany


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Andi Arief usai di tangkap. Foto: Dok. Istimewa

Polisi sudah membenarkan sosok perempuan yang ditangkap bersama Andi Arief bukan Livy. Dari pengakuan Andi Arief, L adalah sahabatnya.

“Dia sudah klarifikasi. Bukan (caleg). Diduga sahabat,” ungkap Iqbal.

Iqbal mempersilakan jika ada pihak yang dirugikan atas penangkapan Andi Arief seperti isu terhadap salah satu caleg NasDem Livy Andriany, Iqbal menjamin pihaknya akan memproses laporan itu.

“Silakan lapor, kan ada mekanismenya,” tuturnya.

Iqbal menganggap Andi Arief telah beberapa kali mengonsumsi narkoba jenis sabu. Kesimpulan ini berdasarkan asesmen sementara.

“Sepertinya selesai bahwa Saudara AA konsumsi narkoba bukan hanya sekarang, sudah beberapa kali,” kata Iqbal.

Hasil asesmen secara final diperkirakan akan rampung dalam waktu sekitar 5 hari mendatang. Sementara itu, polisi hingga saat ini masih mendalami pemasok sabu yang digunakan Andi Arief.


© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network Andi Arief (tengah) usai pertemuan di kediaman SBY, Sabtu (11/8/2018). Foto: Maulana Ramadhan/kumparan

Alasan Andi Arief dapat menjalani rehabilitasi lantaran ia hanya positif sebagai pengguna narkoba jenis sabu. Hal ini tertuang dalam Peraturan Kabareskrim No. 1 Tahun 2016.

“Internal kepolisian sendiri juga ada peraturan Kabareskrim nomor 1 tahun 2016 tentang SOP pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi,” tutur Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/3).

Kendati demikian, Dedi menegaskan segala peraturan itu tetap harus ada persetujuan dari tim terpadu yang dipimpin BNN.

Pengacara Andi Arief, Dedy Yahya, juga membenarkan Andi Arief direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi medis dan dibolehkan pulang oleh polisi.

“Hasil asesmen ini dia hanya direhab kesehatannya saja. Mulai malam ini dia sudah diizinkan untuk meninggalkan Bareskrim,” kata Deddy Yahya, saat dihubungi, Selasa (5/3).

%d blogger menyukai ini: