22 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Mengapa sangat jarang sekali ada orang dengan latar belakang etnis Tionghoa di Indonesia yang bekerja di kepolisian atau militer?

Berita ini diberdayakan untuk quora.com

Yamadipati, belajar di Tentara Nasional Indonesia

Dijawab 15 Jul 2018 · Didukung Naik oleh Bayu Aditya H, tinggal di Indonesia dan Pasha Aulia Muhammad, tinggal di Indonesia (2004-2017)

Sebenarnya lumayan banyak juga jumlah rekan-rekan Tionghoa yang bekerja sebagai polisi dan tentara di Indonesia, namun mereka jarang sekali ter-ekspos oleh media. Maklum, mereka-mereka adalah aparat negara dan bukan selebritis. TNI dan Polri sudah berubah tidak seperti era Orba, kini rasisme terhadap etnis Tionghoa sudah sangat minim (jika ada pun, itu hanya sebatas gurauan biasa yang sama sekali tidak ada maksud kebencian).

Bagi para muda-mudi etnis Tionghoa yang ingin bergabung menjadi polisi atau tentara di Indonesia, kini tidak perlu khawatir mengenai rasisme. Karena sudah ada payung hukum yang melindungi korban rasisme, yaitu UU nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis yang memiliki sanksi pidana sangat berat bagi individu pelaku rasisme, dan sanksi pidana berlipat bagi institusi yang sengaja melakukan rasisme.

Bagi para muda-mudi etnis Tionghoa yang ingin bergabung menjadi polisi atau tentara di Indonesia, namun takut dengan praktek pungli, suap, sogokan, dll kini tidak perlu khawatir karena Polri dan TNI kini sudah bekerjasama penuh dengan KPK secara realtime, sehingga praktek-praktek suap di tubuh TNI-Polri kini semakin susah dilakukan dan nyaris 99% sudah tidak ada lagi.

Berikut ini adalah rekan-rekan etnis Tionghoa yang bergabung dalam institusi TNI-Polri yang pernah ter-ekspos oleh media karena prestasi mereka yang luar biasa membanggakan:

dan masih banyak lagi rekan-rekan etnis Tionghoa yang berdinas dalam TNI-Polri namun belum ter-ekspos oleh media.

Jadi bagi para muda-mudi Tionghoa, jangan ragu dan khawatir lagi untuk bergabung bersama TNI dan Polri. Terlepas apapun suku, etnis dan agamamu, Negara Kesatuan Republik Indonesia senantiasa siap menerima baktimu.

Jalesveva Jayamahe !!!

13,5 ribu Tayangan· Lihat Pendukung, Yan Vedo, Aram Kaleva, Anita Mulyadi, dan 562 lainnya mendukung naik.

%d blogger menyukai ini: