26 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Ipar Tersangka, Anak Bupati SBB Menyusul

Berita ini diberdayakan untuk siwalimanews.com

Palu hakim, ilustrasi

Ambon – Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, Septi Idrus Sese sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pelanggaran pemilu oleh Tim Gabu­ngan Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Ipar Bupati SBB, M Yasin Payapo itu, berstatus tersangka sejak, Sabtu (23/2). Anak bupati, Iqbal Payapo dan re­kan­nya Lussy Setitit dipastikan akan ditetapkan sebagai tersangka.

Iqbal yang merupakan caleg DPRD Provinsi Maluku dapil Ma­luku V Kabupaten SBB asal Partai Hanura dan Lussy Setitit, caleg DPRD Kabupaten SBB dapil SBB I juga dari Partai Hanura, diduga kuat melanggar UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

“Memang sudah menetapkan Septi Idrus Sese sebagai tersagka Sabtu dan anak bupati Iqbal Paya­po akan menyusul setelah staf ahli Unpatti, Jhon Pasalbessy diperik­sa,” kata Koordinator Devisi SDM Bawaslu Kabupaten SBB, Oktovia­nus Tehusyarana, kepada Siwa­lima, melalui telepon selulernya, Senin (25/2).

Ia mengaku, saat ini Pasalbessy sementara berada di Kabupaten MBD, sehingga masih menunggu kedatangannya.

“Kita masih menunggu kedata­ngan Pasalbessy, satu dua hari ini mungkin sudah tiba di Piru dan se­telah itu akan dimintai ketera­ngan­nya. Kalau saksi ahlinya sudah diperiksa, maka keduanya lang­sung ditetapkan sebagai tersang­ka,” ujar Tehusyarana.

Sementara Septi Idrus Sese yang telah ditetapkan sebagai tersangka, berkasnya sudah dilimpahkan ke jaksa untuk diteliti, pada Senin (25/2). “Kita sudah lim­pahkan berkasnya ke jaksa untuk diteliti,” katanya.

Diperiksa

Seperti diberitakan, Gakumdu memeriksa M Iqbal Payapo, Kamis (21/2). Ia duga kuat melanggar UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Anak Bupati SBB M Yasin Payapo ini merupakan caleg DPRD Pro­vinsi Maluku dapil Maluku V Ka­bupaten SBB asal Partai Hanura.

Iqbal diperiksa oleh tim Gakum­du sebanyak empat orang di Kantor Bawaslu Kabupaten SBB pukul 11.30 WIT, dan dicecar belasan pertanyaan.

Selain Iqbal, tim Gakumdu juga me­meriksa Kepala Unit Layanan Pe­ngadaan (ULP) Pemerintah Ka­bu­paten SBB, Septi Idrus Sese, dan Lussy Setitit, yang merupakan caleg DPRD Kabupaten SBB dapil SBB I dari Partai Hanura. Keduanya di­periksa secara terpisah pukul 10.00 WIT dan dicecar 22 perta­nyaan.

Saat kampanye di Kecamatan Taniwel dan Taniwel Timur, Iqbal dan Lussy Setitit melibatkan Septi Idrus Sese, yang adalah adik dari istri Bupati SBB.

“Ketiganya diperiksa oleh tim Gakumdu, karena diduga melaku­kan pelanggaran Pemilu lantaran melibatkan ASN dalam proses kampanye. Hal tersebut diatur da­lam UU Nomor 7 tahun 2017 ten­tang Pemilu,” kata Koordinator Devisi SDM Bawaslu Kabupaten SBB, Oktovianus Tehusyarana, saat dihubungi Siwalima, melalui telepon selulernya, Kamis (21/2).

Sebelum Iqbal Payapo, Septi Idrus Sese dan Lussy Setitit, kata Tehusyarana, pihaknya telah memeriksa enam saksi.

“Sudah enam saksi yang kami periksa, baik itu dari pelapor dan orang yang melihat langsung keter­libatan Sese dalam proses-proses kampanye di sejumlah desa di ke­dua kecamatan tersebut,” ujarnya.

Tehusyarana menegaskan, dari bukti yang telah dikantongi maka ketiganya akan segera ditetapkan sebagai tersangka. “Bukti-bukti sudah kami kantongi sehingga dalam waktu dekat akan ditetapkan sebagai tersangka,” kata­nya. (S-16)

%d blogger menyukai ini: