29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Serapan APBD Wakatobi Hanya Capainnya 60 Persen

Wakatobi-Timurmerdeka.com. Kehadiran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) belakangan ini, nampaknya hanya maksimal memanfaatkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Menyisahkan 1 bulan tutup tahun, jumlah serapan anggaran baru mampu 60 persen saja. Hal ini dikatakan mantan Wakil Ketua DPRD Wakatobi, dua periode La Ode Usman Baga SE kepada Timurmerdeka.com via ponselnya Senin (13/11).

Menurut Usman, serapan APBD tersebut, banyak program yang belum terealisasi, juga karena keterlambatan Pemda melakukan lelang. “Sebagaimana schedule lelang, dilaksanakan, dipertengahan bulan April. Dan ironinya itu dianggap normal, namun secara nasional itu merupakan ketidak becusan pihak Pemda, dan itu tidak normal bagi serapan anggaran secara regional dan nasional”, kata Usman Baga.

Selain itu, paparan Usman, lelang proyek dilakukan antara April, Mei dan Juni, itu pasti serapan APBD hanya bisa mencapai 60 persen. Karena itu, tambah Usman, serapan anggaran sampai hari ini, belum maksimal dikarenakan kontraktor belum menarik dana sesuai tahapan pembangunan proyek yang dikerjakan. Ivormasi yang dihimpun hanya mengandalkan uang muka atau modal kerja masing-masing rekanan kontraktor.

Usman mencontohkan, sekertariat daerah, serapan anggaran hampir 60 pesen, tetapi belum ada pencairan. Padahal sebagaimana pengalaman dalam menjaga efisiensi anggaran Kabag pembangunan Setda Wakatobi, sepantasnya menghimbau agar sekiranya semua SKPD, segera melaksanakan kegiatannya masing-masing.

Harapannya para rekanan secepatnya meyelesaikan aktivitasnya agar dapat menarik anggaran sesuai paket yang telah dikerjakan. Kendati demikian meskipun Pemda Wakatobi masih meyakini serapan anggaran tahun 2017 ini, akan mencapai 90 persen keatas, dan juga semua kegiatan berjalan dengan lancer tanpa adanya kasus, ungkapnya. (Gino).

%d blogger menyukai ini: