29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Asrun Lio ; Para Kepala Sekolah akan segera ditertibkan

Reporter : Laode Kaimuddin.
Editor : Amirul Nasiru.

@ timurmerdeka.com, photo spesial. Drs Asrun Lio, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara

Timurmerdeka.com – Drs Asrun Lio M.Hum, P.Hd, pelaksana tugas kepala Dinas Pendidikan provinsi Sulawesi tenggara (14/01) diruang kerjanya mengatakan; “Sebelum bulan Maret 2019, seluruh Kepala sekolah menengah atas (SMA) dan Kejuruan (SMK) pada lingkup Dinas Pendidikan akan dimutahirkan”.

Asrun Lio menjelaskan; “Pentingnya hal itu dilakukan segera karena pada bulan Maret nanti, ujian Nasional sudah akan dilaksanakan. Sementara di daerah ini (17 Kabupaten dan Kota), pada umumnya Kepala sekolah banyak yang landasan hukum kerjanya masih menggunakan surat keputusan (SK) Bupati/Walikota”.


@ timurmerdeka.com, photo spesial.

“Dalam hubungannya dengan keabsahan penanda-tanganan ijazah, memang dimasa lalu sudah diturunkan kebijakan bahwa pelaksana tugas Kepala Sekolah dapat menanda-tangani surat tanda tamat belajar (STTB) dan itu sifatnya sementara sampai SK Gubernur di terbitkan”.

“Regulasi yang ada hari ini, seluruh Kepala sekolah harus mengantungi SK Gubernur Ali Mazi SH sebagai konsekwensi dari peraturan pemerintah terhadap SMA dan SMK yang pengelolaannya diambil alih Pemerintah Provinsi”.

Asrun Lio lebih rinci; “Memang benar dalam waktu dekat ini tidak mungkin semua Kepala sekolah yang berjumlah 507 itu – termasuk sekolah luar biasa (SLB) akan dapat dimutahirkan semua karena berbagai faktor. Yang jadi prioritas pada kesempatan pertama adalah Kepala sekolah yang berstatus sebagai pelaksana tugas karena hal itu berkenaan dengan STTB”.


@ timurmerdeka.com, photo spesial. Syarat-syarat kepala sekolah.

“Sementara Kepala sekolah yang bermasalah terutama dalam pengelolaan dan penggunaan dana pendidikan seperti dana BOS termasuk juga dalam kategori segera pada kesempatan pertama”.

“Kecuali Kepala sekolah definitif dengan SK Bupati/Walikota akan menyusul pada tahap berikutnya. Mereka yang masuk dalam kategori ini harus melalui seleksi tim yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi. Hasil dari itulah yang akan Kami bawa ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk ditindak-lanjuti hingga Surat Keputusan (SK) Gubernur di terbitkan. Kira-kira singkatnya seperti itu, pungkas Kadis Asrun di penghujung wawancara.

Secara terpisah, Kepala BKD, Drs Laode Mustari menjelaskan; “Sudah benar itu. Yang menggodok calon pejabat Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB se Sultra adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi. Kami di BKD hanya menginput nama-nama final dari instansi tehnis kedalam konsideran lembaran Surat Keputusan Gubernur yang akan di tanda tangani.”


@ timurmerdeka.com, photo spesial. Drs Laode Mustari, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara

“Seluruh dokumen yang masuk disini – dari dinas manapun termasuk dalam hal ini dinas pendidikan, akan Kami tuntaskan dalam waktu satu hari kerja – itu adalah komitmen kerja Kami. Meskipun Saya pejabat baru disini tetapi seluruh staf dikantor ini sudah paham akan hal itu, makanya tadi itu anda (Amirul dari timurmerdeka.com-red) pergoki Saya lagi tanda tangan dokumen berkas penting dipunggung seseorang”.

“Kami kondisikan BKD ini bagaikan jembatan yang berfungsi memperlancar bukan menghambat apalagi mempersulit sebagaimana yang santer digosipkan orang diluaran sana. Itulah tugas pokok dan kewajiban utama Saya disini sebagai pimpinan”.

%d blogger menyukai ini: