30 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

800 STNK Diblokir akibat Tak Bayar Tilang

Berita ini diberdayakan untuk medcom.id

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memblokir surat tanda nomor kendaraan (STNK) roda dua dan roda empat lantaran tidak membayar denda tilang. Para pelanggar terjerat tilang elektronik (e-TLE) menggunakan kamera televisi sirkuit tertutup (CCTV).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf menjelaskan dengan pemblokiran itu, pemilik kendaraan tidak dapat memperpanjang STNK. Untuk itu, masyarakat harus segera membayar denda yang telah ditetapkan.

“Sampai hari ini ada 800 STNK yang diblokir,” kata Yusuf saat ditemui di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 18 Januari 2019.

Sementara itu, penerapan tilang elektronik bakal ditambah di sejumlah titik di wilayah DKI Jakarta. Yusuf sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “81 (kamera) dari daftar kita minta sudah ada titik-titik (peletakan kamera),” imbuh dia.


© Kautsar Widya Prabowo 800 STNK Diblokir akibat Tak Bayar Tilang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendukung langkah Polri dalam menjalankan sistem tilang elektronik. Anies bakal menyiapkan data kependudukan.

“Bentuk dukungan dari Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI, data Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) kita nge-link dengan yang ada di Polda Metro Jaya,” kata Anies.

Sistem e-TLE sudah berlaku sejak 1 November 2018. Sebanyak dua CCTV sudah dipasang di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka, Patung Kuda. Polda Metro Jaya mengaku penerapan e-tilang efektif mengurangi pelanggaran.(Kautsar Widya Prabowo)

%d blogger menyukai ini: