23 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Lantik Bupati Tegal, Ganjar Ungkap Tiga Godaan Besar Pemimpin Daerah

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

© Disediakan oleh Kumparan Ganjar Pranowo melantik Bupati Tegal, Umi Azizah, Sabilillah Ardie

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik Bupati dan Wakil Bupati Tegal terpilih, Umi Azizah dan Sabilillah Ardie, Selasa (8/1). Dalam sambutannya, Ganjar meminta Umi dan Sabilillah menerapkan good governance.

Menurut Ganjar, ada tiga godaan besar yang akan dihadapi pemimpin daerah. Pertama lelang jabatan, kedua proyek, dan terakhir komisi. Menurutnya, good governance dapat tercipta jika integritas aparatur pemerintahan dijunjung tinggi, sehingga masyarakat merasa bahagia dengan sistem yang ada.

Jika itu diterapkan, Ganjar yakin semuanya akan hidup tenang dan bahagia, akan membuat kultur pemerintahan yang baik sehingga masyarakat makmur.

“Dan percayalah akan banyak gangguan. Anda nanti berbuat baik seperti itu pun akan dicari-cari, karena orang yang tidak suka dengan kebersihan ini pendapatannya akan terganggu, ketika pendapatannya terganggu, dia akan menggangu sampeyan. Ingat, berbuat baik saja akan diganggu tapi Gusti Allah mboten sare,” kata Ganjar di Gedung Gradhika, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/1).

© Disediakan oleh Kumparan Ganjar Pranowo melantik Bupati Tegal, Umi Azizah, Sabilillah Ardie

Ganjar menuturkan selalu konsisten mempraktikkan lelang jabatan, tidak bermain proyek, serta menolak komisi atau gratifikasi. Bahkan, politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan pernah tercatat sebagai pejabat pelapor gratifikasi terbanyak di KPK.

“Kita mengajari kompetisi dengan kompetensi. Di provinsi saya menjalankan itu. Jual beli jabatan selalu menjadi persoalan dan sudah banyak yang kena OTT. Jangan main-main,” tegasnya.

Selain integritas, Ganjar juga menekankan agar Bupati dan Wakil Bupati Tegal terpilih sejalan dalam program pengentasan kemiskinan. Ganjar mengatkaan banyak cara itu mengentaskan kemiskinan. Salah satunya mengembangkan potensi daerah. Terlebih Kabupaten Tegal memiliki banyak potensi.

“Agenda kemiskinan yang akan kita keroyok. Juga potensi daerah Kabupaten Tegal yang luar biasa dengan ciri khas ada pariwisata dan pantai dengan potensi perikanan yang luar biasa. Saya kira itu sudah disiapkan dan saya tidak perlu mengintervensi terlalu jauh karena saya yakin ada misi suci bupati dan wakil bupati,” katanya.

© Disediakan oleh Kumparan Ganjar Pranowo melantik Bupati Tegal, Umi Azizah, Sabilillah Ardie

Ganjar juga menilai, baik pemimpin dan wakilnya harus bisa kompak agar bisa mempercepat program pembangunan di daerahnya.

“Bupati dan wakil harus kompak agar bisa sejalan dan mempercepat pembangunan di sana. Wakil itu bahasa Jawa yang artinya awak lan sikil (badan dan kaki),” ujar dia.

Umi Azizah merupakan Bupati Tegal terpilih pada Pilbup 2018 kemarin. Saat itu dia menjadi pasangan Entus Susmono. Entus meninggal dunia. Umi yang awalnya hanya menjadi calon wakil bupati menggantikan posisi Entus.

Sabilillah Ardie kemudian didapuk sebagai calon wakil bupati mendampingi Umi. Di Pilbub 2018 kemarin, Umi-Sabilillah menang telak. Mereka meraih 70,94 persen suara.(Nadia Riso)

%d blogger menyukai ini: