26 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Saldo Sumbangan Dana Kampanye 4 Partai 0 Rupiah

Berita ini diberdayakanuntuk kompas.com

Saldo laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) empat partai di Karawang 0 rupiah.

“Laporan saldo Rp 0 itu dinyatakan oleh DPD Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Garuda, PKPI, dan Partai Perindo,” ujar Ketua KPU Karawang Miftah Farid, Jumat (4/1/2018).

Farid mengungkapkan, saldo Rp 0 tersebut juga dilaporkan Tim Kampanye Pilpres Pasangan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi.

“Seluruh partai dan tim kampanye di daerah sudah melaporkan LPSDK-nya,” katanya.

Farid mengungkapkan, dalam LPSDK itu, sumbangan dana kampanye yang dilaporkan terdapat tiga kategori, yakni sumbangan perorangan, kelompok, dan sumbangan perusahaan swasta.

Dari data LPSDK yang dilaporkan partai politik ke KPU, Partai Demokrat memiliki anggaran yang paling besar yaitu Rp 1.321.518.250. Kemudian disusul Partai Golkar Rp 1.243.000.000, Partai Berkarya Rp 903.465.000, dan PDI-P sebanyak Rp 542.459.000.

Setelah itu, PKS Rp 490 juta, Partai Nasdem Rp 313.375.000, PBB Rp 277 juta, PPP Rp 137 juta, Partai Hanura Rp 106,9 juta, PKB Rp 100 juta, Partai Gerindra Rp 18 juta, dan PSI sebesar Rp 6.504.000.

Hanya saja, Farid mengaku tidak mengetahui pasti dana LPSDK terbanyak itu diberikan dari sumbangan kategori mana saja. “Dalam rekap format laporan LPSDK kami hanya menerima jumlahnya,” ungkapnya.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
IlustrasiKOMPAS/HERU SRI KUMORO

Sekretaris DPD PAN Karawang Dadan Suhendarsyah menyebutkan hingga saat ini PAN belum menerima sumbangan kampanye dari luar, partai, atau pun 50 calon anggota legislatif dari partainya.

“Karena sejauh ini para caleg kita juga belum menerima bantuan dana dari mana pun. Mereka masih menggunakan dana pribadinya. Tetapi kita masih yakin jika target kita akan tetap tercapai,” kata Dadan.

Meski demikian, Dadan tidak menampik, ke depan pihaknya akan mendapatkan bantuan alat peraga kampanye dari pihak luar.

“Mungkin akhir Januari, tetapi nanti kita akan laporkan juga. Karena bantuannya tidak dalam bentuk uang, berupa APK,” katanya.

Penulis: Kontributor Karawang, Farida Farhan

Editor: Farid Assifa

Copyright Kompas.com

%d blogger menyukai ini: