30 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Polisi Akui Datangi Rumah Milik Andi Arief Setelah Dengar Kabar Viral

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

© Disediakan oleh Kumparan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief

Mabes Polri mengonfirmasi kabar tentang informasi penggerebekan yang dilakukan pihak kepolisian Lampung ke rumah Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief. Polisi memeriksa rumah tersebut setelah mendengar kabar viral tentang penggerebekan.

“Bukan penggerebekan. Setelah ramai di viral, dicek sama petugas di sana, benar enggak (itu) rumah Pak Andi Arief. Itu untuk mengecek, memastikan karena ramai di media sosial,” ujar Karo Penmas Div Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (4/1).

Dedi menegaskan, pemeriksaan yang dilakukan polisi ke rumah tersebut bukanlah bentuk penggerebekan, seperti informasi yang beredar.

“Karena ada viral juga rumah saudara AA digerebek, setelah dicek, rumah itu sudah dijual tahun 2014. Jadi rumah itu sudah bukan atas nama saudara AA,” jelas Dedi.

© Disediakan oleh Kumparan Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo

Dedi juga memastikan yang melakukan pemeriksaan bukan dari Polda Lampung.

“Yang memeriksa Polresta Bandar Lampung,” ucapnya.

Sebelumnya, Andi mengaku rumahnya di Lampung digeruduk oleh polisi dari Polda buntut kasus cuitannya yang dipermasalahkan karena menyebarkan informasi bohong dan menyesatkan.

Tak hanya itu, Andi menyebut dia diperlakukan seperti teroris. Meski tak dirinci perlakuannya seperti apa.

“Pak Kapolri, jangan kejam terhadap rakyat. Salah saya apa. Kenapa saya hendak diperlakukan sebagai teroris. Saya akan hadir jika dipanggil dan duperlukan,” kata Andi.

Andi Arief memang berasal dari Lampung. Dia lahir pada 20 November 1970 di Bandar Lampung. Pendidikan SD hingga SMA ditempuhnya di kampung halaman, lalu kuliah di Yogyakarta.(Rini Friastuti)

%d blogger menyukai ini: