4 Desember 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Puisi ‘Jangan Takut Papa’ dari Anak Andi Arief

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Polemik cuitan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief yang berujung isu hoaks 7 kontainer surat suara dicoblos ternyata cukup mengguncang kondisi psikologis keluarga politikus kelahiran Lampung itu.

Andi dilaporkan ke Bareskrim akibat cuitan terkait isu 7 kontainer itu. Kabar soal Andi yang dipolisikan itu rupanya sudah sampai ke telinga keluarga. Kemudian isu-isu liar muncul terkait adanya kabar penangkapan Andi.

© Disediakan oleh Kumparan Wasekjen Demokrat Andi Arief di kediaman SBY, Mega Kuningan

Dua anak Andi Arief yang masih belia, Fazle Merah Maulana (12) dan Fatih Putih Fathan (13) pun sampai membuatkan sepotong puisi demi menguatkan sang ayah.

Berikut puisi ‘Jangan Takut Papa’ dari anak-anak Andi Arief:

Papa,

Abang dan Adek

Akan menjaga Mama di rumah

Papa jangan takut

Papa,

Abang dan Adek geram

Kalau Papa membolehkan hari Senin Abang dan Adek akan demo ke Istana Negara, seperti Demo 212.

Papa tetap semangat.

Andi memang sedang dilanda masalah, cuitannya terkait 7 kontainer surat suara dicoblos di Tanjung Priok ramai diperbincangkan. Walau dalam nada bertanya meminta klarifikasi, tapi cuitan dia membuat KPU dan Bawaslu mengecek langsung ke lapangan. Dan ternyata info itu hoaks, tak ada kontainer berisi surat suara.

Andi sendiri merasa cuitannya hanya sebuah informasi agar ditindaklanjuti, tetapi karena tidak terbukti, Andi Arief malah dituding sebagai penyebar hoaks. Kasus ini kemudian menggelinding ke ranah hukum. Andi dilaporkan ke Bareskrim.

Hingga saat ini Andi Arief belum diketahui keberadaannya. Selain itu, berkali-kali nomor ponsel Andi Arief dihubungi belum juga tersambung. Namun, sekitar pukul 11.20 WIB, Andi Arief sempat bermain Twitter dan mencuitkan kabar bahwa rumahnya di Lampung digeruduk polisi siber.

“Rumah saya di lampung digerudug dua mobil Polda mengaku cyber. Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperlukan,” ucap Andi Arief dalam akun Twitternya.(Ferio Pristiawan)

%d blogger menyukai ini: