19 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Penjelasan soal Rumah Sakit yang tak Bisa Melayani Pasien BPJS

Berita ini diberdayakan untuk medcom.id

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjelaskan alasan sejumlah rumah sakit (RS) yang bisa melayani pasien BPJS Kesehatan. Hal ini karena RS tersebut belum memiliki sertifikat akreditasi yang disyaratkan untuk ikut program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan persyaratan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 99 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional.

“Sertifikat akreditasi menjadi syarat wajib setelah program JKN-KIS dijalankan selama lima tahun,” kata Iqbal kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis, 3 Januari 2019.

© Eko Nordiansyah Penjelasan soal Rumah Sakit yang tak Bisa Melayani Pasien BPJS

Oleh karena itu, pada tahun ini sertifikasi akreditasi merupakan persyaratan yang wajib dipenuhi oleh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dirinya menambahkan, tidak ada masalah lain yang menyebabkan pasien BPJS Kesehatan tidak bisa dilayani di sejumlah RS.

Menurut dia, tidak banyak RS yang belum memiliki sertifikat akreditasi karena masa transisinya sudah diperpanjang dari tiga tahun menjadi lima tahun. Apalagi BPJS Kesehatan juga telah memberikan peringatan kepada fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama.

“Secara jumlah sebenarnya tidak banyak, karena dulu Permenkes 71 tahun 2013 mensyaratkan masa transisi adalah tiga tahun, kemudian direvisi menjadi lima tahun. Sebelum 2018 berakhir, BPJS juga sudah mengingatkan ke faskes kerja sama ini, juga berkoordinasi dengan Kemenkes tentunya,” pungkas dia.(Eko Nordiansyah)

%d blogger menyukai ini: