21 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Wapres: Warga Muslim Indonesia Sudah Saatnya Sejahtera

Surabaya, TimurMerdeka.com – Wakil Presiden HM Jusuf Kalla (JK) menegaskan sudah saatnya warga muslim di Indonesia hidup sejahtera, apalagi, data yang ada, Indonesia negara yang miliki warga muslim terbesar di dunia.

Itu dikemukakan saat membuka seminar nasional dengan tema ‘’Pembangunan Moral dan Akhlaq Dalam Perspektif Kebangsaan’’ di Auditorium Universitas Pesatntren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang, Minggu (29/10/2017). Selama di Jombang, JK, sapaan akrab Wapres itu, didampingi Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim Benny Sampir Wanto saat dihubungi Minggu (29/10) malam, mengatakan saat Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Jatim Soekarwo tiba di lokasi acara, langsung dijemput Anggota Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Isalam/KAHMI dan Bupati Jombang Nyono Suharli, serta Ketua Yayasan Unipdu HM. Zainudin As’ad, dan Rektor Unipdu Ahmad Zahro.

Pada kesempatan itu Wapres Jusuf Kalla mengatakan,  Indonesia merupakan negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia. Bahkan jumlah masjid yang tersebar mencapai 800 ribu di seluruh Indonesia. Banyaknya tempat peribadatan dan jumlah muslim, tidak berbanding lurus dengan akhlak. “Ini terbukti dengan banyaknya pihak yang tertangkap oleh KPK akhir-akhir ini,”tuturnya.

Kata JK, sapaan akrab Wapres itu, tentang akhlak tidak cukup hanya tentang dakwah dan hadist, tapi juga tentang khasanah kehidupan yang baik. Sedangkan kehidupan yang baik bisa dicapai dengan kemakmura. Kemakmuran  hanya bisa dicapai dengan kemajuan, dan kemajuan bisa dicapai dengan teknologi. “Kita sendirilah yang bisa memakmurkan diri sendiri. Kerja keras saja tidak cukup, tapi juga harus dibarengi dengan kreatif dan inovatif,” tandas orang nomor dua di tanah air itu.

Wapres JK juga berpesan kepada KAHMI agar bisa terus meningkatkan produktifitas anggotanya, serta membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Dia mencontohkan, salah satunya membuat aplikasi sesuai dengan kemajuan teknologi yang ada, sehingga bisa menjadi produsen bukan hanya konsumen saja. “Kita selalu  bangga sebagai negara muslim terbesar di dunia. Kini sudah saatnya kita berani tunjukkan bahwa Islam di Indonesia juga paling sejahtera.HM

%d blogger menyukai ini: