19 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Sebelum Tusuk Korban, Pelaku Teror Manchester Teriak Allah

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Petugas polisi berdiri di ujung platform trem menyusul penikaman di Stasiun Victoria di Manchester

© Disediakan oleh Kumparan Petugas polisi berdiri di ujung platform trem menyusul penikaman di Stasiun Victoria di Manchester

Seorang saksi mata penyerangan di Manchester di Inggris mendengar pelaku penusuakan sempat berteriak ‘Allah’. Penusukan tersebut menyebabkan tiga orang warga terluka.

Keterangan tersebut disampaikan Sam Clack (38). Pria yang bekerja sebagai produser di radio BBC ini menyebut, pelaku meneriakkan Allah sebelum dan saat menyerang korban.

Clack juga menjelaskan, pelaku sempat pula berujar, ‘jika kalian terus membom negara lain, tindakan ini akan pula terus terjadi.’

Petugas polisi berdiri di ujung platform trem menyusul penikaman di Stasiun Victoria di Manchester

© Disediakan oleh Kumparan Petugas polisi berdiri di ujung platform trem menyusul penikaman di Stasiun Victoria di Manchester

Saat ini pelaku penyerangan telah diamanankan pihak kepolisian Manchester. Meski demikian, identitas pelaku masih dirahasiakan.

Sementara itu, Divisi Kontra-Terorisme Inggris Raya kini telah memfokuskan penyelidikan untuk membongkar latar belakang penyerangan. Kesaksian beberapa saksi mata termasuk keteragan Clack turut dikumpulkan.

Penyerangan di stasion kereta api Manchester berlangsung pada malam tahun baru Senin, (31/12). Korban adalah laki-laki dan perempuan berusia 50 tahun serta seorang petugas kepolisian.

Petugas polisi berdiri di ujung platform trem menyusul penikaman di Stasiun Victoria di Manchester

© Disediakan oleh Kumparan Petugas polisi berdiri di ujung platform trem menyusul penikaman di Stasiun Victoria di Manchester

Seluruh korban cedera menderita luka tusukan. Mereka saat ini telah mendapat perawatan medis. Pihak rumah sakit yang merawat korban menyatakan luka yang diderita serius, namun, tidak sampai membahayakan nyawa.(Andreas Gerry Tuwo)

%d blogger menyukai ini: