22 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Potensi Laut Wakatobi Pasca Hugua Terabaikan

Wakatobi, TimurMerdeka.com -Potensi Perikanan Pasca Hugua, meski kabupaten wakatobi merupakan daerah pariwisata dunia dan memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah. Namun Destructive Fishing Wach (DFW), Indonesia menilai Pemda Wakatobi, belum memiliki rumusan yang strategis.

Hal ini diungkapkan Koordinator National Destructive Fishing Wach (NDFW) Indonesia, Mohamad Abdi Suhufan. Pengelolaan potensi sumber daya laut Wakatobi yang selama ini dikelolah Pemda belum memiliki rumusan strategis, guna menyiapkan strategis dan skenario pembangunan yang saling menguatkan antara satu sektor dengan sector lainnya.

Menurutnya, Wakatobi memiliki 3 masalah  yang mendasar sebagai penghambatnya. Perkembangan sektor maritime Wakatobi. Pertama, redahnya produktivitas perikanan, kedua, kecilnya kontribusi sektor pariwisata terhadap Domestik Regional Bruto. Ketiga, belum adanya cetak biru pembangunan maritime wakatobi yang menjadikan sebagai acuan stake holder dalam pembangunan.

Kebijakan pemerintah pusat dengan meletakkan Wakatobi sebagai salah satu dari 10 Destinasi wisata baru, dalam status Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sampai saat ini, juga belum mengalami intervensi yang signifikan, ujarnya.

Abdi, menambahkan posisi Wakatobi di perlintasan laut Banda dan Flores merupakan keunggulan yang mesti mampu dimanfaatkan. Apalagi laut Banda dan laut Flores merupakan Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP), 713 dan 714 yang mempunyai potensi ikan sebanyak 1,4 juta ton. Sementara armada tangkap di Wakatobi, masih sangat tradisional. Sehingga kapasitas tangkapnya hanya 18.800 ton pertahunnya.

Untuk itu Ia mengharapkan penggenjot produksi perikanan Wakatobi, perlu penyelesaian segera dimana sentra perikanan yang berbasis pelabuhan perikanan akan di bangun. Terbangunnya sentra perikanan tentu saja akan terintegrasi disuatu lokasi dan akan membantu pelaku perikanan dalam mengembangkan usahanya tuturnya. (Gino).

%d blogger menyukai ini: