21 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Sandi Sudah Habiskan Rp 39,5 M untuk Kampanye, Prabowo Rp 13 M

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Cawapres Sandiaga Uno, laporan dana penerimaan dan pengeluaran kampanye, Media Center Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan

© Disediakan oleh Kumparan Cawapres Sandiaga Uno, laporan dana penerimaan dan pengeluaran kampanye, Media Center Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan

Pasangan calon presidan dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, memberikan update tiap bulan soal penerimaan dana kampanye yang mereka terima. Data terbaru sebulan terakhir, total dana kampanye yang diterima mencapai Rp 54 miliar

“Penerimaan dana kampanye sekarang totalnya sudah mencapai Rp 54 miliar rupiah. Breakdownnya adalah Pak Sandiaga Uno Rp 39,5 miliar atau sekitar 70%, berikutnya sumbangan dari Pak Prabowo Rp 13 miliar atau sekitar 24%,” ucap Bendahara BPN Thomas Djiwandono dalam paparan di posko pemenangan, Kebayoran, Jaksel, Senin (31/12).

Selain itu, penerimaan juga didapat dari kas Gerindra Rp 1,38 miliar. Ada juga sumbangan dari perorangan yang totalnya mencapai Rp 76,1 miliar, dan sumbangan kelompok totalnya Rp 28,86 miliar.

Sementara catatan pengeluaran, dari total Rp 54 miliar yang diterima, pengeluaran sudah Rp 46,6 miliar. Terbanyak adalah item kegiatan lain-lain yang mencapai Rp 23,2 miliar. Lalu terbanyak kedua pertemuan tatap muka Rp 1,18 miliar, alat kampanye Rp 6 miliar, operasional Rp 2,98 miliar, dan lain-lain.

“Kegiatan lain-lain Rp 23,2 miliar paling besar adalah teritori dan jaringan. Selama ini Pak Sandi dan Pak Prabowo selalu ke lapangan, di sinilah 66.4 persen atau setara Rp 15,4 miliar kita keluarkan untuk teritori dan jaringan,” papar Thomas.

Prabowo Subianto

© Disediakan oleh Kumparan Prabowo Subianto

Thomas mengatakan ada dana-dana yang diterima oleh Prabowo-Sandi dalam kunjungan ke daerah. Semuanya dicatat, namun ada yang belum terverifikasi. Proses verifikasi ini penting untuk laporan, sebab dalam peraturan KPU semua penyumbang harus jelas identitasnya.

“Kami menghimbau bagi masayarakat yang juga akan menolong Pak Sandi atau Pak Prabowo sedang di lapangan, mohon identifikasi itu juga diberikan ke tim kami di lapangan, karena itulah peraturan KPU. Kalau tidak kita harus mengembalikan uang ini ke kas negara,” terang Thomass.

“Yang belum teridentifikasi ini Rp 31 juta. Kami di kebendaharaan ini terus menerus di-follow up sehingga bisa teridentifikasi dan terpakai sesuai dengan aturan KPU,” pungkasnya.(Muhammad Iqbal)

%d blogger menyukai ini: