21 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Bawaslu Klaten Tegur Sandi karena Datang Terlambat saat Kampaye

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Sandiaga Uno, Tokoh peternak ayam, 25 kecamatan, Desa Suruh Wadang, Blitar

© Disediakan oleh Kumparan Sandiaga Uno, Tokoh peternak ayam, 25 kecamatan, Desa Suruh Wadang, Blitar

Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten Arif Fatckhurahman memberikan teguran kepada cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. Arif menegur Sandi karena tidak patuh dengan jawdal kampanye seperti yang sudah disepakati sebelumnya. 

“Di jadwal tertulis pukul 18:00-19:30 WIB. Sandi tiba di sana pukul 19:28 WIB. Tentu itu tidak sesuai dengan Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTP),” kata Arif di Jemawan, Kecamatan Jatinom, Klaten Utara, Jawa Tengah, Sabtu (29/12).

Teguran diberikan oleh Arif ketika Sandi baru turun dari mobil untuk menyapa perwakilan warga yang menghampirinya. Selain itu Arif juga meminta agar sosialisasi dipercepat termasuk meminta kepada warga untuk menggulung karpet atau tikar yang sudah digelar sebelumnya untuk mendengar dan berdialog dengan Sandi.

“Jadi Pak kalau bisa, karena sudah melewati waktu dan ini jalan umum, kami minta karpet atau tikar di gulung saja. Panggungnya tidak apa-apa karena masih bisa dilewati,” ucap Arif kepada Sandi. 

Sandiaga Uno sosialisasi di TPI Beba Galesong Utara

© Disediakan oleh Kumparan Sandiaga Uno sosialisasi di TPI Beba Galesong Utara

Jadwal Sandi saat itu memang molor dari yang telah disusun sebelumnya, karena sempat mengikuti Haul Habib Ali Al Habsyi di Mesjid Riyadh Pasar Kliwon. Seharusnya, Sandi berada di sana selama dua jam, akan tetapi menjadi lima jam. Jadwal sosialisasi Sandi di delapan titik Kalten pun akhirnya menyesuaikan. 

Sebelum memulai dialog, Sandi memberikan penjelaskan dan keberatan Arif kepada warga. “Mohon maaf saya datang terlambat, Bawaslu daerah ada yang ingin disampaikan. Kita taat hukum, Pak Arief dari Bawaslu silahkan,” kata Sandi.

Warga sempat kecewa dengan permintaan Arif untuk menggulung tikar itu, namun pada akhirnya warga mengikuti permintaann itu. “Maaf ya jadi harus berdiri,” ucap Sandi kepada warga. 

Setelah itu, Sandi melanjutkan dialog bersama dengan warga. Pada kesempatan itu, Sandi menyatakan, kalau dirinya bersama Prabowo Subianto akan fokus pada pembangunan Ekonomi, termasuk mendengarkan dan memberikan solusi kepada para peternak ayam dan petani yang mengaku kebidupannya semakin sulit.(Fadjar Hadi)

%d blogger menyukai ini: