1 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Bukan Alien, Ini Sebab Cahaya Biru di Langit New York

Viva

Berita ini diberdayakan untuk viva.co.id

Langit malam New York, Amerika Serikat pada Kamis kemarin bersinar terang. Terdapat cahaya biru yang berdenyut setelah adanya kebakaran di gardu listrik, yang menyebabkan trafo meledak dan mengirim listrik terbang ke udara.

Dilansir melalui laman The Verge, Sabtu, 29 Desember 2018, api padam dengan cepat dan tidak menimbulkan cedera orang-orang yang ada di sekitar. Bandara LaGuardia yang berada di dekatnya mengalami pemadaman listrik. Akibat peristiwa ini warga di sana malah mendapat beberapa foto dan video yang luar biasa.

Perusahaan listrik yang menjalankan gardu induk, Con Edison mengatakan, lampu biru itu disebabkan oleh flash busur listrik. Busur listrik ialah arus listrik berkekuatan besar yang melewati udara, lalu menimbulkan cahaya yang menyilaukan.

Langit New York

© VIVA Langit New York

New York City Police Department (NYPD) mengonfirmasi fenomena ini melalui akun Twitter, mereka mengatakan bahwa insiden itu disebabkan oleh transformator. Ledakan dapat menjadi sangat besar karena kekuatan yang ada di dalamnya.

Transformator umumnya menyimpan banyak aliran listrik. Untuk menjaganya tetap dingin dan terisolasi, maka digunakanlah air mineral. Ketika normal, itu dapat bekerja dengan baik.

Namun jika ada kesalahan, minyak mineral berada di suhu yang relatif rendah, sekitar 300 derajat Fahrenhait. Kerusakan kecil saja dapat memicu kobaran api yang sangat kuat.

Ledakan transformator dan efek lampu biru yang menakutkan juga pernah terjadi di kota lainnya. Pada 2011 telah terjadi insiden di Fort Worth, Texas ketika ada badai petir. Akibatnya, cahaya itu menerangi langit selama setengah jam lamanya.

Ledakan yang baru-baru ini terjadi belum diketahui jelas penyebabnya. New York Times melaporkan ada 50 rumah yang padam imbas dari kejadian ini. Penyelidik akan terus mencari penyebabnya, mengesampingkan dugaan alien yang sebelumnya berembus. (ase/Rochimawati,Misrohatun Hasanah)

%d blogger menyukai ini: