9 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Pengakuan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria Soal Mafia Skor Bola

Berita ini diberdayakan untuk tempo.co 

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI menyatakan membantu Satgas Antimafia Bola bentukan Kepolisian RI dalam penyelidikan mafia skor bola di Indonesia. Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria menilai, organisasinya tidak bisa berjalan sendirian memerangi kecurangan dalam permainan sepak bola nasional.

Menurut Tisha, PSSI mengapresiasi langkah Kepolisian membentuk Satgas Antimafia Bola dan sudah menetapkan sedikitnya 4 orang tersangka. Selanjutnya, PSSI menunggu terbongkarnya bagaimana modus dan dalang kecurangan di kompetisi Liga Indonesia. “Ini yang PSSI tunggu-tunggu,” kata Tisha di Jakarta, Jumat, 28 Desember 2018.

Dalam sepekan ini Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Mabes Polri memanggil sejumlah orang untuk dimintai keterangan ihwal dugaan kasus penyuapan di kompetisi Liga Indonesia. Di antaranya, Kepolisian memanggil Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Berlinton Siahaan, dan Tisha selaku Sekjen PSSI.

foto

© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

Tisha menyatakan, penyidik menyodorkan 40 pertanyaan. Namun karena terbatasnya waktu, baru 23 pertanyaan yang diajukan untuk dijawab dan pemeriksaan dilanjutkan pada Jumat pekan depan.

Penyidik, kata Tisha, meminta penjelasan seputar tugas dan fungsi PSSI. “Secara umum tentang match fixing,” kata Tisha sembari menambahkan bahwa PSSI melalui Komite Disiplin juga sedang menelusuri dugaan adanya mafia skor bola di Liga Indonesia. “Komite Disiplin sudah bergerak dan bersidang. Kami berkomitmen membersihkan sepak bola Indonesia dari kecurangan”.

ADITYA BUDIMAN

%d blogger menyukai ini: