24 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Ingin Fokus ke Olimpiade, Perenang Putri Dibunuh Pacarnya

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaSafia Askarova

Seorang atlet renang muda usia Rusia, Safia Askarova dibunuh oleh kekasihnya karena bersikukuh ingin berkonsentrasi pada impiannya mengejar medali Olimpiade.

Askarova, 16, ditikam oleh kekeasihnya, Nikita Malygin yang juga seorang atlet renang. Malygin menikam kekasihnya 30 kali di bagian leher dan dada di rumahnya di kota Tolyatti, Rusia.

Seorang temannya mengatakan Tolyatti terdorong melakukan tindakan brutal karena cemburu atas kedekatan Askarova dengan seorang atlet renang lainnya.

Malygin mengaku ia menjadi gelap mata setelah Askarova memakinya saat ia meminta agar mempertahankan hubungan. “Saya mengambil pisau saya. Saya tdiak ingat berapa kali menusuk dia. Dia berusaha kabur, namun saya tetap menusuk dia,” kata Malygin.

“Saya buang pisau itu, entah di mana.  Awalnya saya tak sadar apa yang sudah saya lakukan. Saya baru sadar saat sudah tiba di rumah.”

Askarova merupakan atlet renang gaya kupu-kupu. Ia merupakan peraih medali perak pada kejuaraan yunior Rusia pada 2017.

Saat kejadian, ia mengaku ingin pergi belanja kepada orang tuanya. Namun ia bertemu Malygin. Saksi menyebut, Malygin cemburu atas kedekatan kekasihnya dengan atlet lainnya. Namun saksi lain menyebut  Askarova meminta putus agar ia dapat berkonsentrasi untuk mengejar ambisi masuk timnas Rusia untuk mengikuti Olimpiade.

Editor: Tjahjo Sasongko

%d blogger menyukai ini: