21 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Gempuran Mobil Jepang di 2018, Ada yang Bersinar dan Tenggelam

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

com-Toyota Rush

© Disediakan oleh Kumparan com-Toyota Rush

Pabrikan otomotif roda empat asal Jepang, mendominasi absolut pasar di dalam negeri sejak lama. Bahkan sempat market share mereka di angka 97 persen, pada semester pertama tahun ini.

Pada mobil penumpang, setidaknya ada 10 merek yang berlomba mencari lahan di pasar Indonesia. Sepanjang tahun ini juga, hampir semua gelontorkan model baru di 2018, berikut beberapa yang berhasil kumparanOTO rangkum.

Toyota

Merek besar yang markasnya di Indonesia berlokasi di Sunter Jakarta ini, setidaknya gelontorkan empat model baru mereka buat dijual di 2018. Namun satu produk seperti Rush, sudah terlebih dahulu di buka selubungnya di akhir 2017, dan baru diumumkan harga resminya pada 2018. 

Produk baru lainnya, di awal tahun atau tepatnya pada Februari 2018, ada New Toyota Yaris dengan ubahan signifikan pada sisi eksterior dan interiornya. Sementara mesinnya masih lawas, 2NR-FE berkapasitas 1.500 cc, DOHC, Dual VVT-i.

Kemudian produk lainnya ada New Toyota Vios, yang meluncur setelahnya dan punya basis yang sama dengan Yaris. Selanjutnya ada C-HR, SUV baru dengan platform TNGA yang cukup menggebrak pasar dalam negeri.

Daihatsu

Kemudian merek yang sahamnya sudah dikuasai oleh Toyota ini, pada Februari 2018 menggelontorkan generasi ketiga dari city car andalannya Sirion. Model ini diimpor utuh dari Daihatsu Malaysia.

Sirion turun untuk bersaing di kelasnya Ignis, Brio, March dan lainnya, dengan menggendong mesin berkapasitas 1.329 cc berkode 1 NR-VE Dual VVT-I, dengan tenaga 93 dk pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 119 Nm pada 4.200 rpm. Kesemuanya disalurkan oleh transmisi 5 percepatan manual dan otomatis 4 percepatan konvensional (AT).

Sebelum Sirion, Daihatsu juga gelontorkan kembaran Rush, Terios terbaru pada 2017, baru kemudian harganya sendiri diumumkan selanjutnya pada 2018.

Honda

Awal tahun Honda meluncurkan model baru dari segmen MPV Odyssey dengan perubahan cukup kentara pada eksterior dan interior. Selanjutnya pada ajang IIMS 2018, mereka coba hadirkan BR-V dan Mobilio dengan embel-embel ‘Special Edition’.

Menariknya pada GIIAS 2018, Honda menggebrak pasar dengan luncurkan generasi kedua Brio berjubah baru dan menghilangkan kekhasannya demi mengejar dimensi lebih besar. Ini merupakan pengenalan pertama di dunia, dan bakal diekspor. Bersamaan dengan itu Honda juga menyegarkan model HR-V.

Suzuki

Tak mau ketinggalan dengan kompetitor lainnya dari negara yang sama, Suzuki di awal-awal tahun perkenalkan Ignis Sport Edition tepatnya di 26 Januari 2018.

Kemudian disusul dengan peluncuran All-new Ertiga buat bersaing di segmen panas LMPV. Model ini mengalami perubahan pada tampilan, dan penyematan mesin baru 1.5L.

Sampai akhir tahun, Suzuki tak memperkenalkan lagi produk barunya.

Datsun

Merek mobil yang pada awal kemunculannya dikenal sebagai penjual mobil murah atau LCGC ini, melahirkan produk flagship baru mereka Cross.

Model ini tak masuk dalam kategori mobil LCGC seperti GO dan GO+, meskipun pada beberapa sisi termasuk mesin masih memiliki kemiripan.

Nissan

Tahun ini, salah satu merek besar asal Jepang ini meluncurkan pesang Pajero Sport dan Fortuner, yaitu Terra. Mengaku percaya diri, Nissan Indonesia yakin produknya ini bisa bertarung di pasar dalam negeri.

Selain tenaga yang besar dari mesin diesel YD25 DDTi berkubikasi 2.488 cc 4 silinder DOHC dengan turbocarger (VGS), sebesar 190 dk pada 3.600 rpm dan torsi 450 Nm pada 2.000 rpm, Terra juga dilengkapi banyak fitur.

Seperti 6 buah airbagRem Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), Vehicle Stability Control (VSC), Around View MonitorIntelligence Rear View MonitorTire Pressure MonitoringLane Departure WarningHill Start Assist, dan Hill Descent Control.( Ghulam Muhammad Nayazri )

%d blogger menyukai ini: