9 Juli 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Raja Salman Perintahkan Perombakan Kabinet Arab Saudi

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaPutra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kiri) berbicara dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz di Istana Diriya di Riyadh selama KTT Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Minggu (9/12/2018). (AFP/SPA/Bandar Al-Jaloud)

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz telah memerintahkan perombakan dalam kabinet pemerintahannya.

Sejumlah pejabat tinggi setingkat menteri pun diganti, termasuk menteri luar negeri dan kepala garda nasional, serta membentuk badan antariksa.

Namun posisi Mohammed bin Salman sebagai pangeran mahkota sekaligus pemimpin de facto Kerajaan Saudi tidak tersentuh, meski sempat mendapat tudingan dunia internasional atas dugaan keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.

Dilansir AFP dari keputusan kerajaan Saudi yang dirilis, Kamis (27/12/2018), ditunjuk untuk menempati jabatan sebagai menteri luar negeri menggantikan Adel al-Jubeir adalah Ibrahim al-Assaf.

Al-Assaf merupakan mantan menteri keuangan yang sempat ditahan oleh kerajaan saat dilakukan penindakan terhadap para terduga korupsi November tahun lalu.

Penunjukan lainnya adalah Pangeran Abdullah bin Bandar yang menjadi kepala Garda Nasional, sementara Musaed al-Aiban diangkat menjadi penasihat keamanan nasional.

Perombakan juga dilakukan untuk posisi menteri informasi yang kini dijabat Turki al-Shabanah. Pejabat posisi ini sebelumnya, Awwad al-Awaad dipindahkan menjadi penasihat pengadilan kerajaan.

Pembantu dekat pangeran mahkota, Turki al-Sheikh, diperintahkan menjabat sebagai kepala otoritas hiburan, dari posisi sebelumnya sebagai kepala komisi olahraga.

Perubahan juga terjadi untuk posisi kepala otoritas pariwisata yang kini ditempati Ahmed al-Khatib.

Raja Salman juga memerintahkan pembentukan badan antariksa nasional yang akan dipimpin oleh salah satu putranya, Pangeran Sultan bin Salman, yang juga seorang mantan astronot.

Menurut seorang pengamat, Ali Shihabi, kepala think tank pro-Saudi, The Arabia Foundation, perombakan yang dilakukan Raja Salman terhadap kabinet pemerintahan ini dianggap akan semakin memperkuat konsolidasi kekuatan oleh pangeran mahkota.

“Banyak dari mereka yang dipromosikan adalah sekutu kunci dari pangeran mahkota,” kata Shihabi melalui akun Twitter-nya.

Sementara analis melihat, penunjukan Assaf sebagai menteri luar negeri memperlihatkan penekanan dalam diplomasi ekonomi, sebagai upaya untuk meyakinkan investor asing setelah Arab Saudi diterpa krisis kepercayaan dari kasus Khashoggi.

Sebelum ditunjuk menjadi menteri luar negeri, Assaf berpengalaman menjabat menteri keuangan dan memiliki jabatan penting di perusahaan minyak negara, Aramco, dan Dana Investasi Publik, yang mengelola investasi kerajaan.

Editor: Agni Vidya Perdana

Sumber: AFP

Copyright Kompas.com

%d blogger menyukai ini: