27 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Mahasiswi UGM Korban Pemerkosaan Lapor ke Polisi

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Universitas Gadjah Mada

© Disediakan oleh Kumparan Universitas Gadjah Mada

Penanganan kasus dugaan pemerkosaan mahasiswi KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) oleh rekan KKN-nya di Pulau Seram, Maluku 2017 lalu, memasuki babak baru. Kini, korban telah membuat laporan ke polisi.

“Kasus UGM yang peristiwanya di Pulau Seram itu sekarang sudah membuat laporan polisi. Sudah minggu (pekan) kemarin, yang membuat laporan korban,” kata Kabid Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), AKBP Yuliyanto, di Polda DIY, Kota Yogyakarta, Kamis (27/12). 

Laporan korban tersebut telah masuk ke dalam proses penyidikan. Proses penyidikan pun sudah dilakukan sejak pekan lalu.

Namun, Yuliyanto belum bisa membeberkan perkembangan lebih jauh dari penyidikan kasus ini. Meski demikian, ia memastikan terlapor disangkakan melakukan tindak pencabulan

“Ya seperti yang kemarin (dalam laporan ke polisi) sangkaannya pencabulan. Nanti Sabtu salah satu dari kuasa hukum dari salah satu pihak akan ada konferensi pers lagi yang lebih detail,” ujarnya. 

Kasus ini mencuat saat jurnal mahasiswa UGM Balairung menurunkan laporan utama berjudul ‘Nalar Pincang UGM atas Kasus Perkosaan’ pada awal November 2018. Respons masyarakat soal laporan itu beragam. Sebagian besar meminta UGM mengusut tuntas kasus dugaan pemerkosaan tersebut.

Polisi bergerak mengusut kasus itu setelah mendapat pengaduan dari masyarakat. Hadi mengatakan institusinya langsung berkoordinasi dengan Polda Maluku demi menyelidiki perkara ini. Polda Maluku dilibatkan lantaran locus delicti perkara itu terjadi saat pelaksanaan KKN di Pulau Seram.

Pekan kemarin, Rektor UGM Panut Mulyono mengaku pihaknya lamban dalam menangani perkara dugaan pemerkosaan ini. Dia meminta maaf atas keterlambatan merespons kasus yang menjadi sorotan publik itu. Panut mengatakan keterlambatan itu memberikan dampak yang serius bagi korban maupun terduga pelaku.( Kelik Wahyu Nugroho )

%d blogger menyukai ini: