25 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Hercules Beserta Belasan Anak Buah Segera Diadili

Berita ini diberdayakan untuk viva.co.id

Polres Metro Jakarta Barat, melimpahkan berkas perkara tahap ke dua yang melibatkan Hercules Rosario Marshal ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Pelimpahan itu meliputi penyerahan tersangka dan barang bukti.

Hercules segera diadili di PN Jakbar

© VIVA Hercules segera diadili di PN Jakbar

Pelimpahan itu dilakukan, lantaran sebelumnya pihak kejaksaan telah menyatakan berkas perkara yang sebelumnya dinyatakan lengkap atau P-21.

“Berdasarkan penilaian jaksa ,dinyatakan lengkap. Maka, hari ini hercules dan kawan-kawan kami limpahkan ke kejaksaan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Edy Sitepu di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis 27 Desember 2018.

Dalam pelimpahan itu, tak hanya sosok Hercules saja yang diserahkan ke pihak kejaksaan. Sebab, belasan anak buah yang terlibat dalam kasus pendudukan lahan PT Nila kawasan Kalideres, Jakarta Barat, diikutsertakan dalam pelimpahan tersebut.

Tak hanya penyerahan tersangka, dalam pelimpahan tahap ke dua itu, sejumlah barang bukti dalam kasus itu juga ikuti disertakan. Nantinya, barang buktinya dan tersangka akan segera disidangkan.

“12 orang, termasuk Hercules. Barang bukti, ada sajam dan anak kunci yang dirusak dari gembok,” kata Edi.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Patris Yusrianto Jaya mengatakan, setelah proses pelimpahan tahap dua ini, Hercules dan anak buahnya akan dilakukan penahanan di rutan Salemba, Jakarta Pusat, selama 20 hari.

“Nanti, setelah ini, dia akan ditahan di Salemba, Jakarta Pusat, selama 20 hari,” ujar Patris.

Rencananya, Hercules ditahan di sana sampai kasusnya siap disidangkan di Pengadilan Jakarta Barat. Dalam pelimpahan tersebut, terlihat istri dan anak Hercules ikut mendampingi mulai dari Polres Metro Jakarta Barat hingga kejaksaan.

Sebelumnya, Hercules menduduki tanah milik PT Nila di kawasan Kalideres, Jakarta Barat pada Agustus 2018 lalu. Tak hanya itu, Hercules turun langsung mengerahkan puluhan anak buahnya dan menguasai lahan hingga meminta sejumlah uang kepada pemilik ruko sebagai iuran keamanan.

Terkait kasus ini, Hercules terjerat kasus pemerasan dan pungutan liar. Ia dan anak buahnya kerap memeras dan mengintimidasi para pemilik gudang dan ruko di PT Nila Alam yang berlokasi di Daan Mogot, Jakarta Barat. (asp).( Hardani Triyoga,Bayu Nugraha )

%d blogger menyukai ini: