27 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Mengintip Rumah Johar Lin Eng, Exco PSSI yang Diduga Jadi Mafia Bola

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Rumah anggota Exco PSSI, Johar Lin Eng, Semarang, Jawa Tengah

© Disediakan oleh Kumparan Rumah anggota Exco PSSI, Johar Lin Eng, Semarang, Jawa Tengah

Jajaran Polda Metro Jaya menangkap seorang yang diduga pelaku pengaturan skor pertandingan sepak bola. Dia bernama Johar Lin Eng, yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Saat ini, Johar berada di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain menjabat sebagai Exco PSSI, Johar Lin Eng diketahui juga menjabat sebagai ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah. Johar Lin Eng selama ini tinggal di sebuah rumah di Jalan Gajah Raya Nomor 2K, RT 7, RW 4, Kecamatan Gayamsari, Semarang, Jawa Tengah.

kumparan mendatangi kediaman Johar. Suasana kompleks perumahan yang dihuni Johar hanya terdiri dari delapan rumah. Semua rumah di sana terlhat besar. Rumah Johar berada paling pojok. Catnya berwarna putih dengan corak krem kecokelatan.

Salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya membenarkan Johar sehari-hari tinggal di situ. “Iya benar (Johar) tinggal di sini,” ujar dia, Kamis (27/12).

Kediaman Johar Lin Eng

© Disediakan oleh Kumparan Kediaman Johar Lin Eng

Kondisi rumah Johar Lin Eng saat itu nampak sepi, tidak ada aktivitas. Pintu rumah hanya ditutup dengan pintu teralis besi. Tak berselang lama, kumparan mengetuk dari depan gerbang rumah, seorang perempuan kemudian menghampiri.

Ketika ditanya, perempuan yang mengenakan piyama warna merah muda itu membenarkan rumah itu dihuni Johar. Namun dia tidak mengetahui keberadaan Johar Lin Eng. Menurutnya, Johar sedang pergi keluar kota. “Bapak ke luar kota. Sudah lama,” ujarnya dari balik pintu teralis.

Ketika ditanya perihal kota mana yang dituju oleh Johar, perempuan tersebut mengaku tidak tahu. Saat kumparan mencoba untuk wawancara, dia menolak. “Lha mau ngobrol apa? Nggak tahu, Bapak pergi. Pulang kapan nggak tahu,” kata dia, sembari meninggalkan pintu dan masuk kembali ke dalam rumah.

Sejak beredarnya laporan penangkapannya, kedua nomor telepon genggam milik Johar Lin Eng juga tidak bisa dihubungi. Selain itu, kuasa hukum Johar, Khairul Anwar juga tidak bisa dihubungi.(Reza Aditya Ramadhan)

%d blogger menyukai ini: