31 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Awalnya Sawah, Begini Asal-usul Gua Kristal di Kupang, NTT

Berita ini diberdayakan untuk kumparan.com

Kupang tak hanya dikenal dengan wisata pantainya saja yang menawan. Meskipun selama ini Pantai Pasir Panjang dan Pantai Oetune manjadi destinasi wajib jika ke Kupang, nyatanya masih ada tempat wisata lainnya yang tak kalah menariknya.

Salah satunya adalah Gua Kristal, yang memiliki panorama indah dan cantik. Gua yang ada di Kupang Barat ini menyajikan birunya air laut yang pasti akan membuat siapa pun terpesona dibuatnya.

Gua Kristal, Kupang

© Disediakan oleh Kumparan Gua Kristal, Kupang

Namun, di balik indahnya panorama yang disajikan, Gua Kristal juga memiliki sejarah yang tak kalah menarik. Gua Kristal sendiri diperkirakan sudah ada sejak zaman Jepang.

“Dulu gua ini juga menjadi tempat persembunyian pasukan Jepang dan untuk menyimpan barang-barang mereka,” cerita Yan, salah satu penjaga Gua Kristal ketika berbincang dengan kumparanTRAVEL beberapa waktu lalu.

Gua Kristal, Kupang

© Disediakan oleh Kumparan Gua Kristal, Kupang

Uniknya, karena di dalam gua dihiasi berbagai stalaktit dan stalagmit yang warnanya bening, maka gua ini akhirnya dinamai Gua Kristal.  

“Dulu memang batu-batu yang ada di dalam gua menyerupai kristal, bening-bening kalau kena cahaya. Cuma karena banyak pengunjung yang datang dan minta batu tersebut, akhirnya habis semua batu di sini,” tambah Yan.

Pintu masuk ke Gua Kristal

© Disediakan oleh Kumparan Pintu masuk ke Gua Kristal

Tak hanya itu, sebelum bernama Gua Kristal, gua ini diberi nama Amnesi. Pemberian nama ini diambil dari nama belakang nenek moyang yang menemukan gua tersebut.

“Gua Amnesi ini diambil dari nama belakang nenek yang bernama Amnesi,” ujar Yan.

Sebelum menjadi objek wisata, menurut salah satu pemandu Gua Kristal, Ery Rizki, gua ini merupakan sumber mata air masyarakat sekitar dan juga kerap digunakan sebagai sarana untuk mencuci pakaian. Selain itu, diceritakan pula bahwa Gua Kristal sebenarnya merupakan kebun milik nenek moyang warga bernama Christofer Neno.

Gua Kristal di Kupang

© Disediakan oleh Kumparan Gua Kristal di Kupang

“Ceritanya begini, ini dulu nenek moyang kami untuk bikin kebun yang luasnya sampai laut dan gua yang ada di kebun itu digunakan sebagai salah satu sumber mata air ketika musim panas tiba,” ujar Christofer.

Air yang ada di dalam gua dulunya digunakan oleh warga setempat sebagai salah satu sumber air minum. Bahkan bagi yang ingin meminum air dari gua ini, mereka tidak boleh berbicara saat masuk ke sana.

Jernihnya air yang ada di kolam Gua Kristal

© Disediakan oleh Kumparan Jernihnya air yang ada di kolam Gua Kristal

“Syarat minumnya itu tidak boleh ngomong, kalau ngomong dia asin kembali. Tapi kalau tidak ngomong, itu air boleh minum,” ujarnya.

Terlepas dari benar atau tidak cerita tersebut, gua ini memang memiliki keindahan luar biasa yang sayang jika dilewatkan. Jadi, jika kamu ke Kupang, jangan lupa mampir ke Gua Kristal, ya.(Bella Cynthia Ratnasari)

%d blogger menyukai ini: