21 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Tujuh Pembunuh Bayaran Bunuh 4 Polisi dalam Penyergapan di Gunung

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaPotongan video memperlihatkan salah satu sicario (pembunuh bayaran) sedang tersenyum ketika mempersiapkan penyergapan di Meksiko Oktober lalu. Penyergapan tersebut membunuh empat polisi.El Universal via The Mercury

Kelompok pembunuh bayaran Meksiko dilaporkan menyergap mobil polisi di kawasan pegunungan dan menewaskan empat di antaranya.

Dalam video yang dilansir New York Post Selasa (25/12/2018), terdapat setidaknya tujuh anggota kelompok itu sedang bersantai di hutan yang mengarah ke jalan.

Dengan membawa senjata lengkap, kelompok itu bergurau dan bercanda. “Komandan polisi, kami akan datang kepadamu,” kata si perekam.

“Kami akan membunuh polisi negara bagian di sini. Sebab, mereka berani mendekatkan hidung mereka ke bisnis kami,” lanjut si perekam.

Adegan berganti di mana mereka sudah bersiap-siap dengan senapan mesin dan memberondong sebuah SUV hitam yang sedang melintas.

SUV itu banting setir ke arah kiri dan terguling dengan salah seorang anggota polisi sempat terlontar, namun dia berhasil berlindung.

Baku tembak berlangsung selama 55 detik dengan empat anggota polisi tewas dalam penyergapan tersebut. Sementara polisi kelima berhasil menyelamatkan diri.

Harian setempat El Universal mengabarkan, insiden penyergapan itu berlangsung Almoloya de Alquisiras, sekitar 140 km dari Mexico City pada 28 Oktober.

Para pembunuh bayaran atau sicario itu merupakan bagian dari La Familia Michoacana, sebuah kartel narkoba dan organisasi kriminal di Negara Bagian Michoacan.

Polisi menerangkan, mereka sudah menahan salah satu dari tujuh sicario itu, dan video tersebut merupakan bagian dari bukti untuk menjerat kelompok itu.

Kini, polisi berujar penyelidikan tengah dilaksanakan untuk mencari tahu bagaimana video tersebut bisa tersebar di dunia maya.

Editor: Ardi Priyatno Utomo

Sumber: New York Post

Copyright Kompas.com

%d blogger menyukai ini: