31 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Umat Kristiani Diajak Doakan Korban Tsunami Selat Sunda

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

Umat Kristiani diajak mendoakan para korban tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) lalu dalam momentum perayaan Natal 2018. Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo mengatakan, umat mesti memberikan perhatian di tengah kegembiraan menyambut Natal.

“Saya ingin mengingatkan kepada umat Kristiani supaya di dalam rasa gembira dan syukur, di lubuk hati kita masih ada tempat untuk perhatian entah dengan doa entah dengan cara lain terhadap saudara-saudara kita,” kata Ignatius di Gereja Katedral Jakarta, Selasa (25/12/2018)

Media Relations dan Humas Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie menambahkan, prosesi doa bersama juga dimasukan dalam misa Natal yang dilakukan sejak Senin malam hingga Selasa sore ini.

“Kami mendoakan bagi seluruh korban baik yang meninggal, luka, maupun yang masih hilang, beserta dengan keluarga agar diberikan kekuatan,” kata Susyana.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaSejumlah bangunan rata dengan tanah akibat terjangan tsunami di Sumur Pesisir, Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). Sumur pesisir merupakan salah satu daerah dengan kerusakan terparah akibat terjangan tsunami. ANTARA FOTO/Aurora Rinjani/Bal/kye.Aurora Rinjani

Sebuah drama singkat juga ditampilkan di tengah misa keluarga untuk mengingatkan pentignya kepedulian kepada jemaah yang berusia anak-anak.

Hingga Senin (24/12/2018) pukul 17.00 WIB, tercatat 373 orang meninggal dunia, 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi akibat tsunami pada Sabtu malam.

Kerugian fisik akibat tsunami meliputi 681 unit rumah rusak, 69 unit hotel dan villa rusak, 420 unit perahu dan kapal rusak, 60 unit warung dan toko rusak, dan puluhan kendaraan rusak.

Penulis: Ardito Ramadhan

Editor: Sabrina Asril

Copyright Kompas.com

%d blogger menyukai ini: