29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Dua Penumpang Kapal La Hila Hilang di TN Komodo

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaKapal Motor (KM) La Hila karam di tengah laut di TN Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Minggu (23/12/2018).ARSIP POLRES MANGGARAI BARAT

Kecelakaan laut di perairan Taman Nasional Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur kembali terjadi, Minggu (23/12/2018).

Dua penumpang Kapal Motor (KM) La Hila masih dicari oleh tim gabungan Search and Rescue (SAR) Manggarai Barat bersama aparat Polair dari Kepolisian Resor Manggarai Barat, TNI Angkatan Laut, dan staf Balai Taman Nasional Komodo.

Kedua penumpang tersebut adalah dr. Dedy Prayudi dan Gregorius (pemandu wisata).

Demikian dijelaskan Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (23/12/2018).

AKBP Kusumowardono menjelaskan KM La Hila dengan ABK sebanyak 4 orang membawa 7 wisatawan. Saat bertolak dari Pulau Rinca menuju Pulau Padar sekitar pukul 04.00 Wita mengalami karam karena angin dan ombak menghantam kapal.

Setelah mendapatkan informasi dilakukan evakuasi oleh tim SAR gabungan terdiri dari Polairud, Basarnas, Polres Mabar, TNI-AL, patroli gabungan TNK-Polres Mabar-Brimob, bersama dengan para kapal wisata.

Korban kecelakaan laut berhasil mengevakuasi 9 orang ke Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan pencarian terhadap 2 korban yang masih hilang.

Menurut AKBP Kusumowardono, KM La Hila bertolak dari Labuan Bajo pada Sabtu (22/12/2018) pukul 08.00 Wita dari pelabuhan Pelni menuju kawasan Taman Nasional Komodo untuk berwisata.

Setelah berwisata di Pulau Rinca untuk melihat binatang Komodo, mereka bertolak ke Pulau Padar untuk berwisata di bukit Pulau Padar. Namun, gelombang dan angin yang menghantam kapal itu. Akibatnya kapal itu karam.

“Saat ini tim SAR gabungan Manggarai Barat masih melakukan pencarian dua penumpang kapal itu yang masih hilang,” katanya.

Penulis: Kontributor Manggarai, Markus Makur

Editor: I Made Asdhiana

Copyright Kompas.com

%d blogger menyukai ini: