29 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Lakukan Ini Jika Mobil “Overheat”

Berita ini diberdayakan untuk kompas.com

Musim libur seperti sekarang ini biasanya banyak mobil yang mengalami overheat atau kondisi mesin menjadi panas karena ada komponen tidak bekerja normal. Faktor utama, bisa disebabkan oleh kipas radiator mati, dan lain sebagainya.

Apabila mengalami kejadian seperti itu, menurut Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Salemba, Jakarta Pusat, paling utama jangan panik dan segera membawa mobil ke tempat yang aman untuk mengecek ke bagian mesin.

Menurut Suparna, usai itu pemilik mobil diperbolehkan untuk membuka kap mesin dan tunggu hingga 10-15 menit agar air di dalam radiator tidak panas lagi. Umumnya, mobil yang overheat akan kehabisan air di dalam radiator.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaIlustrasi mesin mobil overheatSHUTTERSTOCK

Setelah itu, cek apakah air di dalam masih ada atau tidak, jika habis maka harus diisi lagi sampai benar-benar penuh. Kemudian periksa indikator pada meter cluster apakah masih menyala atau tidak.

“Kalau masih ada atau habis bisa ditambahkan lagi sampai benar-benar penuh. Setelah itu boleh menghidupkan mobil itu lagi sampai ke bengkel terdekat, kemudian diperiksa lebih lanjut lagi permasalahannya,” ujar Suparna kepada Kompas.com belum lama ini.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber MediaIlustrasi Overheat di jalan raya.4wheelmuscle.com

Kepala Bengkel Auto2000 Grand Depok City, Deni Andrian juga mengatakan hal serupa. Menurut dia apabila tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan sampai ke bengkel terdekat, maka sebaiknya jangan dipaksa.

“Kalau dipaksa, bisa berbahaya, komponen yang rusak menjadi lebih banyak lagi dari itu. Sebaiknya segera telepon bengkel terdekat,” kata Deni kepada Kompas.com belum lama ini.

Penulis: Aditya Maulana

Editor: Agung Kurniawan

Copyright Kompas.com

%d blogger menyukai ini: